Presiden Prabowo Apresiasi NU sebagai Teladan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Apresiasi NU sebagai Teladan Persatuan Bangsa
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan sambutan dan arahan dalam acara Mujahadoh Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana Malang, (7/2/2026).

SEBALIK.COM, MALANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Nahdlatul Ulama (NU) atas perannya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Mujahadah Kubra Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, yang diikuti ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah.

Presiden Prabowo menekankan bahwa NU selalu menjadi teladan dalam merawat persatuan, meski perbedaan, debat, dan persaingan tetap ada.

“Kita boleh berbeda, berdebat, bahkan bertanding, tapi di ujungnya semua pemimpin harus rukun dan menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa persatuan antara elite nasional dan rakyat merupakan prasyarat terciptanya perdamaian dan kemakmuran. “Tidak mungkin ada kemakmuran tanpa perdamaian, dan tidak mungkin ada perdamaian kalau pemimpinnya tidak kompak,” kata Presiden.

Selain pesan persatuan, Prabowo mengumumkan rencana strategis pemerintah dalam pelayanan keagamaan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia, termasuk pembangunan Kampung Haji Indonesia di Kota Suci Mekah. Targetnya, dalam tiga tahun ke depan, Kampung Haji dapat beroperasi dengan kapasitas awal sekitar 1.000 kamar dan akan terus dikembangkan.

Acara yang dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, menteri Kabinet Merah Putih, Ketua MPR, Panglima TNI, Kapolri, serta tokoh nasional lainnya, ditutup dengan doa agar NU terus menjadi perekat persatuan, penjaga kedamaian, dan garda terdepan dalam merawat kerukunan bangsa. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index