Sinyal Bebas? DPP PKB Kembali Percayakan Kursi Ketua DPW PKB Riau kepada Abdul Wahid

Sinyal Bebas? DPP PKB Kembali Percayakan Kursi Ketua DPW PKB Riau kepada Abdul Wahid

SEBALIK.COM, JAKARTA - Di tengah ujian hukum yang tengah dihadapinya, loyalitas dan prestasi Abdul Wahid sebagai motor penggerak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bumi Lancang Kuning tampaknya tetap mendapat apresiasi tertinggi dari tingkat pusat. 

Dalam prosesi pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar pada Selasa (3/2/2026), nama Abdul Wahid kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPW PKB Riau untuk periode 2026-2031.

Keputusan DPP PKB untuk mempertahankan struktur inti ini seolah menjadi pesan kuat tentang soliditas internal partai yang tidak mudah goyah. Meski kehadiran fisiknya diwakili oleh Ade Agus Hartanto, semangat kepemimpinan Abdul Wahid dianggap masih menjadi ruh bagi kemajuan partai di Riau.

Dalam jajaran Dewan Tanfidz, ia akan didampingi oleh duet Sekretaris Ade Agus Hartanto dan Bendahara Hendri, sementara posisi Ketua Dewan Syuro dipercayakan kepada Abdurrahman.

Langkah berani partai berlambang bola dunia ini memicu optimisme di kalangan simpatisan. Banyak pihak menilai, dipertahankannya Abdul Wahid merupakan sinyal positif bahwa partai memiliki keyakinan kuat atas integritas kadernya tersebut. 

Publik mulai melihat adanya harapan bahwa Gubernur Riau nonaktif ini akan segera mendapatkan keadilan dan kembali memimpin secara penuh, mengingat proses hukum yang berjalan telah melewati masa 90 hari tanpa adanya pelimpahan berkas ke pengadilan.

Keyakinan ini kian menguat seiring dengan belum adanya rincian teknis lebih lanjut dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kelanjutan perkara ini. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, hanya menyatakan akan memberikan perkembangan informasi di masa mendatang tanpa memberikan kepastian jadwal persidangan. 

"Jika ada perkembangan informasi akan kami update," tuturnya singkat

Hal ini memberikan ruang bagi para pendukung Abdul Wahid untuk tetap setia menunggu kembalinya sang pemimpin yang dikenal vokal dalam memperjuangkan pembangunan Riau tersebut.

Bagi keluarga besar PKB Riau, pengukuhan kembali Abdul Wahid bukan sekadar urusan administratif, melainkan simbol perlawanan terhadap badai politik dan bentuk penghormatan terhadap dedikasi yang telah ia berikan selama ini. 

Kini, mata publik tertuju pada babak selanjutnya, menanti kepastian hukum sembari melihat PKB Riau tetap bergerak solid di bawah kepemimpinan tokoh yang tetap dicintai konstituennya ini. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index