Gudang BBM Jadi Markas Sabu, Deninteldam Kodam Tuanku Tambusai Sikat Pelaku di Bengkalis

Gudang BBM Jadi Markas Sabu, Deninteldam Kodam Tuanku Tambusai Sikat Pelaku di Bengkalis

SEBALIK.COM, BENGKALIS - Kedok sebuah gudang penampungan BBM solar di Jalan Harapan Jaya, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, terbongkar. 

Bukannya menjadi tempat penyimpanan bahan bakar, lokasi tersebut justru dijadikan sarang peredaran narkotika jenis sabu.

Aksi ilegal ini berakhir setelah tim Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai melakukan penggerebekan kilat pada Senin (2/2) tengah malam.

Berawal dari keresahan masyarakat, Letkol Inf Rahim Cahyadi, Komandan Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai, langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan mendalam. Tepat pukul 23.30 WIB, petugas merangsek masuk dan mengepung lokasi.

"Kami bergerak secara profesional dan terukur setelah melakukan pendalaman atas laporan warga," tegas Letkol Rahim, Rabu (4/2/2026).

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 6 Paket Sabu siap edar, timbangan digital aktif dan puluhan plastik klip kosong. Kemudian aat hisap (bong) dan pipet serta uang tunai dalam berbagai mata uang.

Dua orang diamankan di lokasi, yakni pemilik dan penjaga gudang. Namun, fakta mengejutkan terungkap saat pemeriksaan awal. Salah satu pelaku diketahui merupakan oknum pecatan TNI.

Letkol Rahim dengan tegas mengklarifikasi status pelaku tersebut agar tidak ada simpang siur di tengah masyarakat.

"Yang bersangkutan sudah tidak lagi berstatus sebagai prajurit TNI. Perbuatannya sama sekali tidak mencerminkan institusi kami," ungkapnya.

Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa Kodam XIX/Tuanku Tambusai tidak main-main dalam memerangi narkoba di wilayah Riau. Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polsek Mandau untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kami mendukung penuh penegakan hukum dan berkomitmen untuk selalu transparan serta kooperatif demi membersihkan wilayah dari peredaran narkoba," tutup Letkol Rahim. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index