SEBALIK.COM, PEKANBARU — Insiden kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Provinsi Riau berdampak pada penyaluran gas kepada pelanggan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), khususnya di wilayah Dumai dan Pekanbaru.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan pihaknya telah menerima laporan awal terkait kebocoran pipa gas pada jalur Grissik–Duri (GD) KP 222 yang berlokasi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.
Menurut Fajriyah, gangguan pada jalur pipa tersebut berpotensi memengaruhi suplai gas ke pelanggan PGN di dua wilayah terdampak. Oleh karena itu, PGN mengimbau pelanggan agar menyesuaikan penggunaan gas dengan pasokan yang tersedia selama proses pemulihan berlangsung.
“Penyaluran gas kepada pelanggan PGN, khususnya di Area Dumai dan Area Pekanbaru, terdampak akibat insiden ini. Kami mengharapkan pelanggan dapat melakukan penyesuaian penggunaan gas dengan pasokan yang ada,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026) dilansir dari Bisnis.com.
Ia menegaskan bahwa fokus utama PGN bersama pihak terkait saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, serta percepatan pemulihan penyaluran gas. Seluruh proses dilakukan dengan mengutamakan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
PGN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan pasokan gas tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. PGN terus berupaya maksimal agar kondisi segera pulih dan penyaluran gas dapat kembali normal. Informasi perkembangan perbaikan akan kami sampaikan secara berkala,” tutupnya. (*)