Bak Ayah dan Anak, Ulama Khos NU Langitkan Doa untuk Gus Yaqut

Bak Ayah dan Anak, Ulama Khos NU Langitkan Doa untuk Gus Yaqut
Ulama-Ulama Khos NU Langitkan Do'a Untuk Gus Yaqut

SEBALIK.COM, JAKARTA - Gelombang dukungan spiritual terus mengalir deras bagi Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, di tengah bergulirnya polemik kuota haji tambahan 2024.

Bukan sekadar dukungan politik, simpati kali ini datang dari relung hati terdalam para Ulama Khos Nahdlatul Ulama (NU) yang memandang cobaan ini sebagai ujian bagi sang santri dalam memperjuangkan kebenaran.

Salah satu dukungan paling menyentuh datang dari Romo Kiai Achmad Chalwani Nawawi. Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Purworejo sekaligus Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah ini tak putus melangitkan doa untuk Gus Yaqut.

Bagi sang kiai, doa ini adalah bentuk ikhtiar batiniah. Hubungan keduanya bukan sekadar tokoh bangsa dan ulama, melainkan layaknya hubungan antara ayah dan anak. Sebagai Rais ‘Ali JATMAN, doa beliau menjadi benteng spiritual bagi Gus Yaqut dalam menghadapi terpaan badai kasus tersebut.

Dukungan penuh energi juga datang dari Pacitan. Pengasuh Pondok Pesantren Tremas, Romo KH Lukman Harist Dhimyati, memberikan pesan yang menggetarkan. Dengan panggilan akrab Modin, kiai dari salah satu pesantren tertua di Jawa Timur ini mengingatkan Gus Yaqut tentang filosofi perjuangan para nabi.

"Sing gagah, sing kuat. Toh Nabi Yusuf pun pernah dipenjara meskipun tidak bersalah. Aku iki koncomu, akan tetap di sampingmu," tegas KH Lukman Harist.

Pesan ini menjadi penegasan bahwa Gus Yaqut tidak berjalan sendirian. Ada barisan ulama yang berdiri tegak satu saf di belakangnya untuk memastikan keadilan tetap tegak.

Nuansa keprihatinan yang mendalam juga dirasakan oleh Romo Kiai Mas`ud Masduki, Rais Syuriah PWNU DIY. Beliau bersama para santri kinasih almaghfurlah Romo Kiai Ali Maksum Krapyak menggelar doa bersama dengan sangat khusyuk.

Bagi kalangan santri, ujian yang menimpa Gus Yaqut dianggap sebagai bagian dari dinamika perjuangan umat. Mengalirnya doa dari para Ulama Khos ini menjadi sinyal kuat bahwa secara moral dan spiritual, Gus Yaqut memiliki legitimasi dan kepercayaan yang besar dari para guru-guru bangsa di lingkungan Nahdlatul Ulama.

"Sehat dan kuat selalu Gus Yaqut dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran." Kalimat penutup doa dari para kiai tersebut kini menjadi napas perjuangan bagi sang mantan Menag di tengah hiruk-pikuk kasus yang menjeratnya. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index