Diduga Nekat Bakar Lahan, Tiga Petani di Pelalawan Diringkus Polisi

Diduga Nekat Bakar Lahan, Tiga Petani di Pelalawan Diringkus Polisi
Petani di Pelalawan dibekuk polisi karena membakar lahan.

SEBALIK.COM , PELALAWAN - Tiga petani terpaksa berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan dan terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau.

Aksi pertama terungkap di Jalan Lintas Bono, Kelurahan Teluk Meranti, pada Kamis malam (29/1/2026). Seorang petani berinisial M (49) tak berkutik saat Tim Unit II Polres Pelalawan bersama personel Polsek Teluk Meranti memergokinya di tengah kepulan asap.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari patroli rutin yang mendeteksi adanya titik api.

"Saat didatangi, pelaku M sedang melakukan pembakaran. Ia mengakui perbuatannya secara langsung di lokasi," tegas AKBP John, Jumat (30/1/2026).

Sementara itu, kasus kedua menyeret dua tersangka, J (39) dan R (19). Keduanya diamankan setelah memicu kebakaran di lahan gambut Dusun II, Desa Segamai.

Mereka sengaja membakar sisa tebangan kayu dan semak belukar agar lahan milik R terlihat bersih dan terang. Meskipun api sempat dikira padam, bara yang tertinggal di dalam tanah gambut justru kembali membara beberapa hari kemudian, hingga memicu titik api besar yang memaksa aparat gabungan turun tangan untuk pemadaman.

Polres Pelalawan tidak memberikan toleransi bagi perusak lingkungan. Ketiga tersangka kini dijerat dengan UU Perkebunan dan KUHP atas tindakan membuka lahan dengan cara membakar yang membahayakan keamanan umum.

"Ini adalah bentuk komitmen Polri dalam penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan. Dampak karhutla sangat merugikan, mulai dari kesehatan hingga ekonomi sosial masyarakat," jelas AKBP John Louis Letedara.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan warga agar menghentikan praktik pembersihan lahan dengan api, terutama di kawasan gambut yang sangat rawan. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index