SEBALIK.COM, BUKIT BATU — Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan dunia usaha dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
Komitmen tersebut disampaikan melalui sambutan Bupati Bengkalis Kasmarni yang dibacakan oleh Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas Kabupaten Bengkalis, yang digelar di Gedung Bujang Kelana, Kecamatan Bukit Batu, Senin (27/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bagus Santoso menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Baznas atas dedikasi selama 25 tahun dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
Menurutnya, Baznas telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan di Kabupaten Bengkalis.
“Baznas memiliki peran penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga bantuan sosial dan kemanusiaan, Baznas telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bagus Santoso.
Ia menegaskan, Pemkab Bengkalis terus mendukung penguatan tata kelola zakat melalui berbagai kebijakan dan regulasi daerah, mulai dari Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, hingga instruksi bupati. Langkah tersebut ditempuh sebagai strategi optimalisasi pengumpulan zakat, khususnya yang bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak dunia usaha, baik BUMN, BUMD, maupun swasta, untuk memperkuat kolaborasi dengan Baznas, termasuk melalui sinergi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Provinsi Riau, Yahanan, menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat sangat ditentukan oleh keberanian pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan.
“Zakat akan berdampak besar bagi kesejahteraan umat apabila dikelola secara terstruktur, terukur, dan didukung oleh sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis Ismail mengungkapkan, pada tahun 2025 pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) mencapai lebih dari Rp14,1 miliar, dengan kontribusi ASN sebesar lebih dari Rp10,5 miliar.
Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS-DSKL terus menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, mulai dari Rp4,73 miliar pada 2022, meningkat menjadi Rp10,57 miliar pada 2023, Rp13,88 miliar pada 2024, hingga Rp14,19 miliar pada 2025.
Melalui momentum HUT ke-25 ini, Ismail menegaskan komitmen Baznas Bengkalis untuk terus menjaga tata kelola zakat yang jujur, amanah, transparan, dan profesional. Ia juga optimistis target pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2026 sebesar Rp20,02 miliar dapat tercapai melalui peningkatan kepercayaan publik dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso turut menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas, bantuan konsumtif bidang kemanusiaan, serta bantuan konsumtif bidang ekonomi kepada para penerima manfaat. (*)