SEBALIK.COM, TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyatakan optimisme bahwa pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Kuansing dapat direalisasikan, baik pada tahun 2026 maupun paling lambat pada tahun berikutnya. Optimisme tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM bersama Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin kepada awak media, Sabtu (24/1/2026), di Teluk Kuantan.
Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin menjelaskan bahwa kendala utama dalam pengajuan pembangunan Sekolah Garuda sebelumnya terletak pada persoalan lokasi lahan. Lahan awal yang diajukan kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ditolak karena berada di kawasan hutan adat di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuansing segera mengajukan alternatif lahan lain yang berada di kawasan Kebun Pemda, yang juga berlokasi di Desa Jake.
Meski sempat menghadapi kendala administratif terkait lahan, Bupati dan Wakil Bupati Kuansing tetap yakin pembangunan Sekolah Garuda akan dapat terwujud. Keyakinan ini diperkuat dengan penetapan Kabupaten Kuansing sebagai daerah skala prioritas oleh Kemenristekdikti.
Selain rencana pembangunan Sekolah Garuda, Wakil Bupati Muklisin juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kuansing sebelumnya telah memperoleh alokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Proyek tersebut telah dimulai sejak Januari 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp239 miliar dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Sementara itu, Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh alokasi pembangunan Sekolah Rakyat serta peluang pembangunan Sekolah Garuda merupakan hasil dari komunikasi yang intensif dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan di daerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk terus mendorong kemajuan sektor pendidikan.
“Ini adalah buah dari sinergi dan kolaborasi semua pihak, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, OPD terkait, anggota DPRD, hingga seluruh elemen yang terlibat. Ke depan, Kabupaten Kuantan Singingi akan terus kita dorong menjadi Kota Pelajar di Provinsi Riau,” tegas Suhardiman Amby. (*)