Wabup Siak Tegaskan ASN Harus Kerja Total dan Inovatif Tingkatkan PAD untuk Kesejahteraan Rakyat

Wabup Siak Tegaskan ASN Harus Kerja Total dan Inovatif Tingkatkan PAD untuk Kesejahteraan Rakyat
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal

SEBALIK.COM, SIAK – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan seluruh aparatur pemerintah daerah harus bekerja secara maksimal, profesional, dan ikhlas dalam melayani masyarakat. Ia juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci utama menjaga stabilitas keuangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Syamsurizal saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Siak, Senin (19/1/2026).

Dalam arahannya, Wabup secara khusus menyoroti para pejabat yang baru saja dilantik dan dikukuhkan pada Selasa (13/1/2026). Ia meminta agar amanah jabatan yang telah diberikan segera dibuktikan melalui kinerja nyata dan dedikasi tinggi di masing-masing perangkat daerah.

“Jabatan itu amanah. Saya minta pejabat yang baru dilantik benar-benar menunjukkan kinerja terbaik. Amanah sudah diberikan, sekarang tinggal bagaimana menjalankan tugas dengan cepat dan sebaik-baiknya,” tegas Syamsurizal.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada lagi ruang bagi aparatur pemerintah untuk bekerja setengah hati. Menurutnya, seluruh ASN, PPPK, hingga tenaga honorer digaji dari uang rakyat sehingga wajib memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita ini pelayan masyarakat. Digaji dari uang rakyat, jadi tidak boleh semena-mena. Tolong bekerja maksimal dan layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsurizal mengajak seluruh perangkat daerah untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam menggali serta meningkatkan PAD Kabupaten Siak. Ia menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak bisa hanya dibebankan kepada bupati dan wakil bupati, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh jajaran pemerintahan.

“Mari sama-sama kreatif dan inovatif mencari sumber pendapatan daerah. Tingkatkan PAD kita. Ini kerja tim, kerja keluarga besar Pemkab Siak. Kalau PAD meningkat, insyaallah daerah aman dan kesejahteraan masyarakat bisa kita wujudkan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, upacara juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia kepada Kabupaten Siak. Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Siak bersama tenaga kesehatan dan masyarakat dalam memutus mata rantai penularan frambusia.

Syamsurizal menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh elemen daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index