Wawako Pekanbaru Dorong Kawula Muda Manfaatkan Media Sosial untuk Berwirausaha Digital

Wawako Pekanbaru Dorong Kawula Muda Manfaatkan Media Sosial untuk Berwirausaha Digital
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, mengajak generasi muda untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana berwirausaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Digital Marketing hasil kolaborasi Pelaku Usaha Pekanbaru Riau (PUPR) bersama Pengelola Masjid Paripurna Agung Ar Rahman, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Markarius, pelatihan ini bertujuan membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan kawula muda sekaligus memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital dan media sosial secara optimal.

“Harapannya, kegiatan ini dapat mengangkat ekonomi umat. Sasaran utamanya adalah kawula muda agar lebih berani dan bersemangat untuk berwirausaha,” ujarnya usai membuka pelatihan.

Ia menyebutkan, ekosistem UMKM di Kota Pekanbaru memiliki potensi besar dengan jumlah pelaku usaha mencapai sekitar 10 ribu unit. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru terus memberikan dukungan dalam pengembangan UMKM agar mampu bersaing di era digital.

Markarius juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas PUPR dan Pengurus Masjid Agung Ar Rahman yang telah berkolaborasi menyelenggarakan pelatihan dengan jumlah peserta mencapai 100 orang. Kolaborasi ini dinilainya sebagai bukti bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah.

“Peserta pelatihan tidak hanya belajar memasarkan produk, tetapi juga turut mensosialisasikan program-program masjid kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Markarius menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan transformasi digital. Persaingan usaha yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM untuk menguasai teknologi dan memahami pola pasar digital.

“Jika pelaku usaha tidak menguasai teknologi digital, maka akan tertinggal oleh perubahan zaman,” tegasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjut Markarius, berkomitmen mendukung ekosistem ekonomi kreatif melalui sinergi antara komunitas usaha dan institusi keagamaan. Sinergi tersebut diyakini mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan dan penuh keberkahan.

Ia berharap, melalui pelatihan ini, pelaku UMKM Pekanbaru dapat meningkatkan literasi digital, memahami cara kerja algoritma pasar, memperluas jangkauan pemasaran hingga tingkat nasional dan internasional, serta meningkatkan kualitas branding produk.

“Produk UMKM harus dikemas dengan narasi dan visual yang menarik agar memiliki nilai jual tinggi di pasar digital,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index