Satpol PP Riau Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Aceh, 36 Personel Kembali ke Pekanbaru

Satpol PP Riau Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Aceh, 36 Personel Kembali ke Pekanbaru
Sebanyak 36 personel Satpol PP Riau telah menyelesaikan tugas pemulihan infrastruktur dan bantuan sosial, dan kini dalam perjalanan kembali ke Riau

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menuntaskan misi kemanusiaan pascabencana banjir di Provinsi Aceh. Sebanyak 36 personel Satpol PP Riau telah menyelesaikan tugas pemulihan infrastruktur dan bantuan sosial, dan kini dalam perjalanan kembali ke Riau.

Kepala Satpol PP Riau, drg. Sri Sadono, menyampaikan bahwa dirinya bersama 35 personel lainnya telah menjalankan amanah yang diberikan oleh Plt Gubernur Riau sebagai bentuk solidaritas antardaerah terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

Selama berada di Aceh, tim Satpol PP Riau fokus melakukan pembersihan dan pemulihan fasilitas pendidikan, khususnya di SMAN 2 Percontohan Karang Baru yang terdampak lumpur banjir. Dengan memanfaatkan alat berat berupa traktor yang dimodifikasi, para personel bekerja intensif untuk membersihkan area sekolah agar kembali layak digunakan.

Tak hanya pemulihan fisik, Satpol PP Riau juga menyalurkan bantuan sosial berupa bazar pakaian layak pakai yang berasal dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Masyarakat terdampak diberikan kebebasan memilih pakaian sesuai kebutuhan mereka.

“Pakaian kami tata dengan rapi agar masyarakat bisa memilih sendiri sesuai keperluan,” ujar Sri Sadono, Kamis (15/1/2026).

Selain itu, tim juga menyerahkan 26 unit kompor gas lengkap dengan tabung guna membantu kebutuhan dapur warga yang terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala SMAN 2 Percontohan Karang Baru, Ayjumiarta, mengapresiasi kinerja Satpol PP Riau yang dinilainya sangat luar biasa. Ia menyebut pekerjaan besar yang diperkirakan memakan waktu lama justru dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

“Mereka bekerja dari pagi hingga malam. Pekerjaan yang saya perkirakan selesai dua bulan, ternyata bisa tuntas hanya dalam empat hari,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga datang dari masyarakat setempat, salah satunya Mita, warga Aceh Tamiang, yang merasa sangat terbantu dengan adanya bazar pakaian gratis tersebut. Menurutnya, kehadiran personel Satpol PP Riau membawa harapan dan kebahagiaan di tengah kondisi sulit.

Sebagai bagian dari misi kemanusiaan, Satpol PP Riau turut melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Melalui pendekatan psikososial ini, diharapkan anak-anak dapat kembali ceria dan terbebas dari trauma akibat bencana yang dialami. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index