Jaksa Agung Rotasi 19 Kajari dan Sejumlah Pejabat Strategis, Ini Daftar Lengkapnya

Jaksa Agung Rotasi 19 Kajari dan Sejumlah Pejabat Strategis, Ini Daftar Lengkapnya

SEBALIK.COM , JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Korps Adhyaksa. Melalui langkah strategis ini, sebanyak 19 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dari berbagai wilayah di Indonesia resmi berganti pimpinan, dibarengi dengan pergeseran 15 pejabat pada posisi krusial lainnya.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-24/C/01/2026 tertanggal 12 Januari 2026. Keputusan tersebut diteken atas nama Jaksa Agung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (JAM-BIN), Hendro Dewanto.

Salah satu sorotan dalam mutasi kali ini adalah penugasan Lasargi Marel. Setelah sebelumnya mengabdi sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, kini ia dipercaya untuk menakhodai Kejaksaan Negeri (Kajari) Wakatobi.

Langkah ini dipandang sebagai upaya penguatan kinerja penegakan hukum di daerah, sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi para jaksa di lapangan. Tidak hanya di tingkat daerah, rotasi juga menyasar kursi-kursi penting di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Berikut adalah ringkasan daftar 19 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Baru:

1. Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Azi Tyawhardana;

2. Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Kidul, Budhi Purwanto;

3. Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas, Sigit Sugiarto;

4. Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Niko;

5. Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya, Kardono;

6. Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Beni Putra;

7. Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan, Bambang Setiawan;

8. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar, Lie Putra Setiawan;

9. Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Yos Arnold Taragian;

10. Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Syamsurezky;

11. Kepala Kejaksaan Negeri Barru, Erik Yudistira;

12. Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, Slamet Jaka Mulyana;

13. Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Zam Zam Ikhwan;

14. Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Aditya Narwanto;

15. Kepala Kejaksaan Negeri Wakatobi, Lasargi Marel;

16. Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Djino Dian Talakua;

17. Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Arya Wicaksana;

18. Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Mochamad Fitri Adhy, dan;

19. Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Muhammad Fadly Hasibuan

Selain posisi Kajari, Jaksa Agung juga menata ulang komposisi intelejen dan pengawasan antara lain, Subekhan, menjabat sebagai Asisten Pengawasan pada Kejati Daerah Khusus Jakarta, Andy Sasongko, sebagai Asisten Intelijen pada Kejati Lampung, Dr Muhammad Fadlan, mengisi posisi Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Utara, Gloria Sinuhaji, menempati posisi Kabag Pemantauan dan Evaluasi pada Biro Perencanaan JAM BIN Kejagung.

Langkah rotasi dan mutasi di lingkungan Kejaksaan bukan sekadar rutinitas birokrasi. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi Jaksa Agung untuk menjaga ritme kerja, meningkatkan integritas, serta memastikan program penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi tetap berjalan progresif di seluruh penjuru negeri. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index