Kebakaran Hebat di Pangkalan Kerinci, 15 Rumah dan Dua Kedai Kopi Ludes Terbakar

Kebakaran Hebat di Pangkalan Kerinci, 15 Rumah dan Dua Kedai Kopi Ludes Terbakar
Belasan rumah di Kabupaten Pelalawan, Riau, ludes terbakar. Api diduga akibat kosrleting listrik salah satu kedai kopi. (Foto: iNews)

SEBALIK.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Pemda, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Sabtu (3/1/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan 15 rumah kontrakan semipermanen serta dua unit kedai kopi hangus dilalap api.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur salah satu kedai kopi. Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu, sehingga api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh deretan bangunan petak dalam waktu singkat.

Insiden kebakaran ini memicu kekecewaan warga. Pasalnya, saat api berkobar hebat, hanya satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang tiba di lokasi. Kondisi semakin sulit ketika mesin pompa air pada armada tersebut sempat mengalami kerusakan dan tidak dapat langsung digunakan.

“Sangat mengecewakan. Mobil pemadam hanya satu unit dan mesinnya macet. Setelah lama diperbaiki, airnya pun cepat habis,” ujar Emi, salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, Ddilansir dari iNews.id.

Akibat keterbatasan armada dan kendala teknis tersebut, warga sekitar terpaksa berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya, seperti ember dan panci, demi mencegah api merembet ke bangunan permanen di sekitarnya. Api baru dapat dikendalikan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran milik perusahaan swasta tiba dan membantu proses pemadaman.

Suasana haru tampak di lokasi kejadian. Salah satu korban, Marlina, tak kuasa menahan tangis saat memeluk kelima anaknya. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah kontrakan yang ditempatinya.

“Semua habis terbakar. Tidak ada yang sempat diselamatkan, termasuk ijazah sekolah tiga anak saya,” ucap Marlina dengan suara bergetar.

Camat Pangkalan Kerinci, Junaidi, yang meninjau langsung lokasi kejadian, membenarkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik di salah satu kedai kopi.

“Ada 15 bangunan semipermanen yang terdampak. Saat ini kami masih melakukan pendataan kerugian dan memprioritaskan penyaluran bantuan bagi warga terdampak,” ujarnya.

Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kesiapan dan kelayakan armada pemadam kebakaran milik Pemkab Pelalawan dalam menghadapi situasi darurat, mengingat Pangkalan Kerinci merupakan ibu kota kabupaten. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index