Jalan Lintas Pujud Rusak Parah, Wabup Rohil Ajak Perusahaan Gotong Royong Lakukan Perbaikan

Jalan Lintas Pujud Rusak Parah, Wabup Rohil Ajak Perusahaan Gotong Royong Lakukan Perbaikan
Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, memimpin rapat koordinasi strategis bersama puluhan perusahaan untuk membahas percepatan perbaikan jalan lintas Tanah Putih–Pujud–Tanjung Medan

SEBALIK.COM, ROKAN HILIR — Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, memimpin rapat koordinasi strategis bersama puluhan perusahaan untuk membahas percepatan perbaikan jalan lintas Tanah Putih–Pujud–Tanjung Medan. Rapat digelar di Aula Lantai 4 Kantor BPKAD Rohil, Jalan Merdeka, Senin (5/1/2026).

Jhony Charles menegaskan, meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Rohil tidak bisa tinggal diam karena kondisi jalan sudah darurat dan berdampak langsung terhadap aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat. Kerusakan parah di ruas Manggala hingga Pujud bahkan telah viral di media sosial.

“Jalan ini adalah urat nadi perekonomian. Bukan hanya untuk warga Rohil, tetapi juga jalur utama menuju Dumai hingga Labuhan Batu Selatan. Mobil bertonase 30 ton ke atas milik perusahaan melintas setiap hari. Karena itu, kita harus duduk bersama dan sepakat mencari solusi,” tegas Jhony di hadapan Forkopimda dan perwakilan perusahaan.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah taktis untuk menangani sekitar 60 titik kerusakan berat. Wabup menginstruksikan pembentukan tim kecil guna mengkaji aspek hukum penerapan sistem ticketing atau parkir tepi jalan sebagai sumber pendanaan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.

Untuk penanganan cepat, Jhony Charles secara pribadi menyumbangkan dua unit mobil material berupa batu petrus/cadas. Selain itu, setiap perusahaan yang hadir menyatakan komitmen membantu minimal tiga unit mobil material per perusahaan.

“Saya minta camat Tanah Putih, Pujud, dan Tanjung Medan segera mendata seluruh titik kerusakan, sekaligus merancang drainase agar air tidak lagi menggenangi badan jalan saat hujan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT PU Wilayah II Riau, Khairul Kholidin, menjelaskan bahwa dari total panjang jalan 80,6 kilometer, sekitar 20 kilometer berada dalam kondisi rusak berat, khususnya dari arah Brimob menuju Pujud. Ia mengungkapkan keterbatasan anggaran perawatan tahun 2026 yang hanya sebesar Rp4 miliar untuk delapan ruas jalan di Dumai dan Rohil.

“Dengan volume lalu lintas mencapai 2.000 kendaraan per hari, kami sangat berharap dukungan dunia usaha karena jalur ini sangat strategis,” ujarnya.

Perwakilan perusahaan, Aseng, menyambut baik langkah Pemkab Rohil. Menurutnya, kerusakan jalan menyebabkan biaya logistik meningkat dan menghambat distribusi. Ia mengusulkan penerapan voucher wajib bagi kendaraan bermuatan yang melintas, sehingga kontribusi perbaikan jalan dapat dibagi secara adil kepada seluruh pengguna jalan.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran OPD teknis, Kabag SDA, para camat, Kapolsek, Danramil wilayah terdampak, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di sepanjang jalur tersebut. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index