Panenka Gagal Jonathan David Buyarkan Kemenangan Juventus atas Lecce

Panenka Gagal Jonathan David Buyarkan Kemenangan Juventus atas Lecce
Pemain Juventus, Kenan Yildiz (kiri), dikepung pemain-pemain Lecce pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Lecce di Turin, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

SEBALIK.COM - Juventus harus puas berbagi poin saat menjamu Lecce pada pekan ke-18 Serie A 2025/2026. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB, laga berakhir imbang 1-1 dalam duel yang didominasi tuan rumah namun miskin penyelesaian akhir.

Sejak menit awal, Juventus tampil menekan dengan intensitas tinggi. Kenan Yildiz dan Andrea Cambiaso beberapa kali merepotkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone, yang tampil gemilang di bawah mistar. Peluang emas sempat didapat Jonathan David lewat sundulan jarak dekat, tetapi Falcone masih mampu menggagalkannya dengan bantuan tiang gawang.

Meski terus ditekan, Lecce justru mampu mencuri keunggulan menjelang turun minum. Kesalahan fatal di lini belakang Juventus dimanfaatkan Lameck Banda, yang memotong bola, melewati Gleison Bremer, lalu menuntaskan peluang dengan tembakan keras ke sudut gawang pada menit 45+2.

Juventus merespons cepat di babak kedua. Masuknya Edon Zhegrova memberi warna baru dalam serangan, dan hasilnya terlihat saat Weston McKennie mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-49 melalui situasi di dalam kotak penalti.

Tekanan Juventus semakin meningkat setelah skor imbang. Puncak peluang datang ketika wasit menunjuk titik putih usai tinjauan VAR. Jonathan David maju sebagai eksekutor, namun memilih mengeksekusi penalti dengan gaya Panenka yang terlalu lemah. Falcone dengan mudah membaca arah bola dan kembali menjadi penyelamat Lecce.

Di sisa pertandingan, Juventus terus membombardir pertahanan tamu lewat Filip Kostic dan Lois Openda. Namun, buruknya penyelesaian akhir dan performa impresif Falcone membuat gol kemenangan tak kunjung tercipta hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil ini membuat Juventus kehilangan dua poin penting di kandang sendiri. Dominasi permainan tak cukup berarti tanpa ketajaman, dan kegagalan penalti Jonathan David menjadi simbol malam frustrasi Bianconeri. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index