Gol Telat Kai Havertz Antar Arsenal ke Final EFL Cup, Chelsea Tersingkir

Gol Telat Kai Havertz Antar Arsenal ke Final EFL Cup, Chelsea Tersingkir
Aksi Kai Havertz (kiri) di laga Arsenal vs Chelsea di leg 2 semifinal EFL Cup, Rabu (04/02/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

SEBALIK.COM – Arsenal memastikan langkah ke partai final EFL Cup 2025/2026 usai menundukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal yang digelar di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.

Pertandingan bertajuk derbi London ini berlangsung ketat dan minim peluang. Kedua tim tampil disiplin dan cenderung berhati-hati sehingga duel banyak terjadi di lini tengah. Gol semata wayang Kai Havertz di masa injury time menjadi pembeda sekaligus penentu kelolosan The Gunners.

Kemenangan ini membuat Arsenal unggul agregat 4-2 atas Chelsea dan berhak melaju ke final. Di partai puncak, pasukan Mikel Arteta tinggal menunggu pemenang semifinal lain antara Manchester City dan Newcastle United, di mana City unggul 2-0 pada leg pertama.

Babak Pertama

Arsenal langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal dengan penguasaan bola yang rapi dan sabar. Meski mendominasi, The Gunners belum mampu menembus pertahanan rapat Chelsea hingga ke area berbahaya.

Justru Chelsea yang hampir membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui situasi bola mati. Sundulan Piero Hincapie sempat berbelok arah dan berlanjut dengan sepakan melengkung yang masih mampu diamankan kiper Arsenal.

Setelah peluang tersebut, tempo laga kembali melambat. Kedua tim lebih berhati-hati dalam membangun serangan dan duel keras banyak terjadi di sektor tengah lapangan.

Arsenal memperoleh peluang emas pada menit ke-35 ketika umpan silang Gabriel berhasil dikontrol Gabriel Martinelli di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya digagalkan oleh blok krusial Malo Gusto.

Menjelang turun minum, Chelsea mulai berani keluar menyerang. Enzo Fernandez mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, tetapi Kepa Arrizabalaga tampil sigap menjaga gawang Arsenal. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Arsenal tetap dominan dalam penguasaan bola, sementara Chelsea mengandalkan serangan balik cepat.

Chelsea sempat mengancam lewat situasi bola mati pada menit ke-64, namun sepakan Marc Cucurella melambung di atas mistar. Beberapa menit kemudian, Enzo Fernandez kembali mencoba menembak dari luar kotak penalti, tetapi bola masih belum menemui sasaran.

Arsenal merespons melalui peluang dari tendangan bebas pada menit ke-77. Sundulan Gabriel nyaris berbuah gol sebelum digagalkan oleh blok gemilang Cucurella di depan gawang.

Kontroversi muncul pada menit ke-85 saat Gabriel Martinelli terjatuh di kotak penalti usai berduel dengan Trevoh Chalobah. Namun, VAR menilai tidak ada pelanggaran dan wasit memutuskan laga tetap dilanjutkan.

Drama puncak terjadi di masa injury time. Saat Chelsea terlalu fokus menyerang, Arsenal melancarkan serangan balik cepat. Umpan matang Declan Rice berhasil dituntaskan Kai Havertz dengan penyelesaian dingin untuk memastikan kemenangan 1-0.

Gol tersebut mengunci langkah Arsenal ke final EFL Cup sekaligus memupus harapan Chelsea untuk bangkit. Emirates Stadium pun bergemuruh menyambut keberhasilan The Gunners melangkah ke partai puncak. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index