Menjelang Pensiun, Karo AAKK UIN Suska Riau Luncurkan Buku Monumental “Teori Baru" Politik Hukum Indonesia

Menjelang Pensiun, Karo AAKK UIN Suska Riau Luncurkan Buku Monumental “Teori Baru

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Sebuah kado purna bakti yang luar biasa lahir dari rahim akademis Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Di sela-sela Rapat Pimpinan yang digelar di Ruang Rapat Rektorat Lantai IV pada Selasa (19/05/2026), Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (Karo AAKK), Dr H Ahmad Supardi Hasibuan, MA, resmi meluncurkan karya terbarunya yang visioner.

Buku berjudul “Reinventing Politik Hukum: Transformasi Hukum Pidana Islam ke dalam Hukum Pidana Positif di Indonesia” ini disebut-sebut sebagai salah satu literatur penting yang menawarkan konsep baru dalam wajah hukum nasional.

Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis kepada Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr Hj Leny Nofianti MS, dan Ketua Senat, Prof Dr Hj Zaitun, M Ag, disaksikan oleh seluruh jajaran Wakil Rektor, Dekan, dan unsur pimpinan universitas.

Bagi Ahmad Supardi, buku ini bukan sekadar karya ilmiah biasa. Menjelang masa pensiunnya yang jatuh pada 1 September 2026 mendatang, mantan Kakanwil Kemenag Riau ini sengaja mempersembahkan buku ini sebagai warisan intelektual (monumental legacy).

"Selama ini, transformasi hukum Islam ke dalam hukum positif kita baru menyentuh ranah perdata, seperti UU Perkawinan atau Perbankan Syariah. Padahal, nilai-nilai substansial hukum pidana Islam sangat akomodatif untuk masuk ke dalam hukum positif nasional tanpa harus mengubah negara menjadi simbol formal keagamaan," ujar Ahmad Supardi.

Ia menilai, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, nilai publik dari hukum pidana Islam, seperti norma perlindungan terkait perzinaan, minuman keras (khamar), pencurian, hingga pembunuhan, sudah semestinya mewarnai hukum positif Indonesia melalui jalur konstitusional di parlemen.

Melalui buku ini, Ahmad Supardi memperkenalkan formulasi teori baru yang ia sebut Teori Receptio in Authority. Teori ini menjadi pelengkap sekaligus sintesis kontekstual dari evolusi teori hukum yang pernah ada di Indonesia:

Theory of Discipline in Legal Sources (Para Imam Mazhab) – Kepatuhan mutlak kepada sumber hukum Islam.

Theory of Receptio in Complexu (L.W.C. van den Berg, 1845–1927) – Penerimaan hukum Islam secara menyeluruh oleh umat Islam.

Theory of Receptio (Snouck Hurgronye, 1857–1936) – Hukum Islam baru diakui jika telah diserap oleh hukum adat.

Theory of Receptio Exit (Hazairin Harahap, 1906–1975) – Penerimaan hukum Islam dengan melepas kungkungan hukum adat dan Barat.

Theory of Receptio a Contrario (Sayuti Thalib, 1929–1992) – Hukum adat dan Barat berlaku selama tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Teori Receptio in Authority (Dr H Ahmad Supardi Hasibuan, MA, 2026) – Transformasi nilai Islam menjadi regulasi nasional melalui proses konstitusional (dari substansi ke sistem, dari etika ke regulasi).

Langkah progresif Karo AAKK ini langsung memanen pujian dari petinggi universitas. Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr Hj Leny Nofianti, mengaku kagum atas produktivitas Ahmad Supardi di akhir masa jabatannya.

"Ini capaian yang sangat luar biasa untuk seorang Tenaga Kependidikan (Tendik) yang akan memasuki masa purna bakti. Semoga ini memotivasi para dosen dan peneliti kita untuk terus melahirkan kajian ilmiah yang substantif," tutur Rektor.

Kekaguman serupa datang dari Ketua Senat, Prof Dr Hj Zaitun, M Ag. Ia menyoroti dedikasi penulis yang mampu merampungkan buku berkualitas tinggi (edisi lux) dengan analisis tajam di tengah kesibukan padatnya memimpin birokrasi kampus.

Karya ini dipastikan tidak akan sekadar menjadi pajangan. Kepala Perpustakaan UIN Suska Riau, Dr H M Thawwaf, MA, mengonfirmasi telah menerima 10 eksemplar buku tersebut untuk langsung masuk ke jajaran koleksi literatur utama.

"Buku Reinventing Politik Hukum ini akan menjadi referensi berharga bagi sekitar 30.000 mahasiswa, 765 dosen, dan 260 tenaga kependidikan di kampus kita. Ini jelas memperkaya khazanah literatur bermutu di Perpustakaan UIN Suska Riau yang kini sudah berakreditasi Unggul," pungkas Thawwaf. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index