SEBALIK.COM, PEKANBARU – Tim dokter RSUD Arifin Achmad kembali mencatat prestasi dengan menangani kasus medis langka: seorang pasien tersedak paku sepanjang 5 cm yang nyasar ke saluran napas.
Pasien, pria berusia 52 tahun, mengalami sesak napas setelah terpeleset saat meletakkan paku di mulut saat memperbaiki kamar anak. Paku tersebut akhirnya tertanam di paru-paru, bukan saluran pencernaan seperti biasanya.
Setelah melakukan pemeriksaan foto thorax, tim dokter paru bersama anastesi melakukan bronkoskopi dengan anestesi total, sehingga paku berhasil diangkat tanpa harus melakukan operasi bedah. Kondisi pasien kini stabil, dan keluhan sesak napas hilang. Pemulihan dilanjutkan dengan antibiotik dan antiinflamasi, dan pasien diperkirakan dapat pulang dalam 2–3 hari.
Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad, dr. Nori Purnama Sp.P, mengingatkan masyarakat, terutama anak muda, agar tidak meletakkan benda kecil di mulut. “Kasus seperti ini sebenarnya bisa dicegah dengan lebih berhati-hati saat bertukang atau bermain-main dengan jarum atau paku,” ujarnya.
RSUD Arifin Achmad saat ini memiliki 10 dokter paru aktif dan peralatan lengkap, sehingga kasus paru serius bisa ditangani tanpa bedah, menjadikan rumah sakit ini rujukan penting di Riau untuk kasus paru langka. (*)