SEBALIK.COM, BENGKALIS – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite II, H. Abdul Hamid, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Mangrove Paghet Seghaghah, Desa Kelapa Pati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (17/1/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung upaya pelestarian lingkungan pesisir serta pengelolaan ekosistem mangrove berbasis masyarakat.
Dalam kunjungannya, H. Abdul Hamid melihat secara langsung kondisi kawasan mangrove yang memiliki peran strategis sebagai penyangga ekosistem pesisir, pelindung alami dari abrasi pantai, sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai kawasan edukasi lingkungan dan ekowisata.
Ia juga berdialog dengan pengelola kawasan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi terkait tantangan serta peluang pengembangan kawasan mangrove ke depan.
H. Abdul Hamid mengapresiasi peran aktif Kelompok Konservasi Wisata Mangrove Paghet Seghaghah Desa Kelapa Pati dalam menjaga dan merawat kawasan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelestarian lingkungan sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat lokal yang memahami kondisi wilayahnya.
“Pengelolaan mangrove yang baik tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai anggota Komite II DPD RI yang membidangi sumber daya alam, lingkungan hidup, dan pembangunan daerah, ia menegaskan komitmennya untuk mendorong dukungan kebijakan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Bahtera Melayu, Defitri Akbar, didampingi Sekretaris Eksekutif Khairul Saleh, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Anggota DPD RI ke kawasan mangrove Paghet Seghaghah. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata lembaga negara terhadap upaya pelestarian mangrove yang selama ini dilakukan masyarakat bersama mitra pendamping.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat dan pengelola untuk terus menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir dan sumber penghidupan berkelanjutan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Konservasi Wisata Mangrove Paghet Seghaghah Desa Kelapa Pati, Rio Sampena, yang didampingi Pembina Kelompok Rio Pernandes. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan H. Abdul Hamid ke kawasan mangrove yang mereka kelola.
“Kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus merawat dan mengembangkan Mangrove Paghet Seghaghah. Kami berharap ke depan ada dukungan berkelanjutan, baik dalam bentuk pembinaan, penyediaan fasilitas, maupun penguatan kelembagaan kelompok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kawasan Mangrove Paghet Seghaghah tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan serta memiliki potensi ekowisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kelapa Pati. (*)