Jalan Provinsi di Pekanbaru Banyak Berlubang, Dewan Ingatkan Pemprov Riau Tidak Tutup Mata

Jalan Provinsi di Pekanbaru Banyak Berlubang, Dewan Ingatkan Pemprov Riau Tidak Tutup Mata
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Riau, Munawar.

SEBALIK.COM , PEKANBARU - Kondisi infrastruktur jalan di ibu kota Provinsi Riau kembali menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi IV DPRD Riau, Munawar Syahputra, mendesak Pemprov Riau untuk tidak menutup mata terhadap sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Pekanbaru yang kini kondisinya memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga.

Beberapa titik yang menjadi sorotan utama munawar karena kerap dikeluhkan masyarakat antara lain, Jln Hangtuah Ujung (Simpang BPG), Jln Jenderal Sudirman uUung (akses Jembatan Siak IV), Jln Soekarno-Hatta dan sejumlah titik lainnya yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

"Sebagai wajahnya Provinsi Riau, kerusakan jalan di sejumlah titik di Kota Pekanbaru tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah dan harus segera dilakukan perbaikan," tegas Munawar, Jumat (16/1/2026).

Ketua Fraksi NasDem DPRD Riau ini sebenarnya mengapresiasi langkah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKKP) yang saat ini tengah melakukan pendataan jalan rusak di seluruh kabupaten/kota. Namun, ia mengingatkan agar proses birokrasi ini tidak memakan waktu lama.

"Kami mendukung pendataan yang dilakukan PUPR, tapi jangan sampai terlalu lama. Jalan-jalan yang rusak ini harus segera diperbaiki agar tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.

Menariknya, Munawar memberikan catatan bahwa jalan-jalan di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini justru terlihat jauh lebih baik. Ketimpangan ini membuat keluhan masyarakat kini beralih dan terpusat pada jalan-jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov.

"Kalau jalan kewenangan Pemko Pekanbaru kami lihat sudah banyak yang mulus. Tinggal jalan milik provinsi yang saat ini banyak dikeluhkan masyarakat. Untuk itu kami harap PUPR bisa gaspol, segera rampungkan pendataan, persiapan anggaran, serta SDM untuk perbaikan," jelas Munawar.

Bukan sekadar kenyamanan, Munawar menekankan bahwa perbaikan ini bersifat mendesak karena menyangkut nyawa manusia. Kerusakan yang cukup parah di beberapa titik dinilai berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Harapan kita tentu ini segera direalisasikan. Kondisi jalan rusak saat ini cukup parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Maka perbaikannya harus segera dilakukan," imbuhnya. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index