Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Turun 10 CM, Masyarakat Hilir Diminta Tetap Siaga

Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Turun 10 CM, Masyarakat Hilir Diminta Tetap Siaga

SEBALIK.COM , PEKANBARU - Kabar baik datang dari manajemen PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar. Berdasarkan pemantauan terbaru, tinggi permukaan air (elevasi) waduk dilaporkan mengalami penurunan sebesar 10 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (14/1/2026).

Penurunan elevasi ini merupakan hasil dari langkah strategis manajemen yang telah membuka pintu pelimpah (spillway gate) sejak akhir Desember lalu melalui mekanisme early release.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara air yang masuk (inflow) dan air yang keluar (outflow). 

Saat ini, elevasi waduk berada di level 81.49 mdpl, turun dari angka sebelumnya yang sempat menyentuh 81.59 mdpl. Menariknya, saat ini operasional PLTA sedang tidak berada dalam kapasitas penuh.

"Langkah early release diambil sebagai upaya pengendalian karena saat ini operasional PLTA Koto Panjang hanya dijalankan oleh dua unit pembangkit. Hal ini menyebabkan kapasitas buangan air melalui turbin belum maksimal," jelas Dhani.

Meski tren elevasi menunjukkan penurunan, dinamika cuaca dan aliran sungai tetap sulit diprediksi secara instan. 

Manajemen PLTA Koto Panjang mengimbau dengan tegas agar warga yang tinggal atau beraktivitas di wilayah hilir dan sepanjang bantaran Sungai Kampar untuk tetap waspada.

"Pemantauan kondisi waduk dan debit aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif. Kami meminta masyarakat tetap berhati-hati dan hanya merujuk pada informasi resmi dari pihak PLTA atau instansi terkait," pungkas Dhani.

Pihak manajemen berjanji akan terus memperbarui data secara berkala sesuai dengan kondisi lapangan untuk memastikan keamanan warga di wilayah terdampak. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index