Elevasi Waduk PLTA Kembali Naik, Masyarakat Hilir Sungai Kampar Diminta Siaga

Elevasi Waduk PLTA Kembali Naik, Masyarakat Hilir Sungai Kampar Diminta Siaga

SEBALIK.COM , KAMPAR - Kondisi tinggi muka air di Waduk Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Hingga Minggu (11/1/2026) pagi, elevasi waduk tercatat telah menyentuh angka 81.59 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Angka ini mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya yang berada di posisi 81.41 mdpl. Melonjaknya elevasi ini dipicu oleh tingginya debit air masuk (inflow) yang melampaui kapasitas pengeluaran (outflow).

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa saat ini volume air yang masuk ke waduk dari hulu mencapai 490.40 meter kubik per detik (m³/s). Sementara itu, air yang keluar melalui turbin hanya sebesar 344.12 m³/s.

"Kondisi operasional kami saat ini hanya menggunakan dua unit pembangkit, sehingga kapasitas outflow turbin belum maksimal untuk mengimbangi air yang masuk," jelas Dhani.

Sebagai langkah antisipasi agar volume air tidak meluap tak terkendali, pihak manajemen tetap menjalankan prosedur early release atau pelepasan dini yang sudah dimulai sejak akhir Desember lalu.

Saat ini, dua pintu pelimpah (spillway gate) masih dibuka dengan ketinggian masing-masing 50 sentimeter. Langkah ini membuang sekitar 134 m³/s air ke aliran Sungai Kampar. Total air yang mengalir ke hilir saat ini merupakan gabungan dari buangan turbin dan pintu pelimpah.

“Langkah ini diambil sebagai upaya pengendalian elevasi waduk. Kami terus memantau dinamika inflow dan kondisi aliran Sungai Kampar secara intensif,” tambah Dhani.

Mengingat tren air yang terus naik dan pintu pelimpah yang masih terbuka, Manajemen PLTA Koto Panjang mengeluarkan peringatan bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Kampar. (Mail Has)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index