SEBALIK.COM, PEKANBARU – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui Program Studi Teknik Industri menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Mahasiswa bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TM Industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi terstandar dan siap bersaing di dunia kerja.
Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA, menegaskan bahwa sertifikat kompetensi saja belum cukup menjadi bekal mahasiswa memasuki dunia industri. Menurutnya, kemampuan komunikasi yang baik menjadi faktor penentu keberhasilan lulusan dalam beradaptasi dan berkompetisi di lingkungan kerja.
“Kompetensi memang dibuktikan dengan sertifikat, namun harus diimbangi dengan kemampuan berbahasa dan komunikasi yang baik. Penguasaan teknis tanpa didukung komunikasi yang efektif akan menjadi kendala di dunia kerja,” ujarnya.
Ia berharap, melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, mahasiswa Program Studi Teknik Industri UMRI mampu memiliki keunggulan kompetitif, adaptif terhadap perubahan, serta memahami tuntutan industri yang semakin dinamis.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMRI, Dr. Ir. Indra Hasan, ST, MT, IPU, ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan sekaligus mengukur capaian kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
“Kegiatan ini diikuti oleh 96 mahasiswa semester tujuh dan merupakan program rutin fakultas. Selain menguji kompetensi, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan keterampilan dan kesiapan mental mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi memberikan nilai tambah bagi lulusan karena dapat memperluas peluang kerja, meningkatkan kepercayaan diri, serta menjadi bukti kemampuan yang diakui secara profesional.
Pada kesempatan yang sama, Guru Besar Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Fitra Lestari, M.Eng., Ph.D., menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi mahasiswa.
“Proses belajar tidak berhenti setelah lulus kuliah. Kompetensi harus terus ditingkatkan seiring perkembangan industri yang menuntut kualitas sumber daya manusia yang semakin tinggi,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UMRI, jajaran pimpinan Fakultas Teknik, Ketua Program Studi Teknik Industri, dosen, serta mahasiswa Teknik Industri. Turut hadir pula dosen Teknik Industri dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. (*)