Lukisan SBY “God’s Day” Laku Rp311 Juta, Hasilnya Disumbangkan untuk Korban Banjir di Sumatera

Lukisan SBY “God’s Day” Laku Rp311 Juta, Hasilnya Disumbangkan untuk Korban Banjir di Sumatera
Art For Humanity yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat

SEBALIK.COM, JAKARTA – Lukisan berjudul God’s Day karya Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berhasil dilelang seharga Rp311 juta dalam acara Art For Humanity yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025) malam. 

Acara ini merupakan pameran seni rupa dan lelang lukisan untuk menggalang dana bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Seluruh hasil lelang akan disalurkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Lukisan SBY dibuka dengan harga lelang Rp100 juta dan terjual hanya dalam waktu 10 menit. God’s Day menggambarkan kondisi desa-desa yang tersapu banjir bandang, air yang keruh menyelimuti pemukiman, dan kehancuran yang ditinggalkan bencana. SBY menjelaskan bahwa karyanya terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat masih menjabat Presiden, ketika mengunjungi Aceh dan Nias pasca-tsunami.

“Dahulu, saat Aceh dan Nias terkena tsunami, saya berada di Jayapura untuk mengunjungi korban bencana di sana. Saya memantau korban, melihat jumlah yang terdampak sangat besar, dan memutuskan harus segera ke Aceh. Di sana saat itu masih ada konflik GAM, jadi banyak pertimbangan keamanan, mendarat di mana, tapi saya tetap harus melihat langsung kondisi korban,” ujar SBY saat memberikan keterangan di Teater Kecil TIM.

SBY menceritakan pengalaman memilukan saat tiba di Aceh. Ia melihat kerusakan parah akibat gelombang tsunami, termasuk jenazah berserakan dan anak-anak yang kehilangan keluarga.

Ia bahkan mengenang pertemuannya dengan dua anak laki-laki yang keluarganya meninggal: “Bu Ani memeluk dan menangis, saya menahan air mata. Itu adalah puncak penderitaan, banyak orang yang merasa hopeless.” Pengalaman inilah yang mendorong SBY menuangkannya dalam lukisan God’s Day.

Ia menegaskan bahwa tujuan pelelangan bukan sekadar soal harga, melainkan kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. “Saya lihat deras airnya dari atas bukit, kampung yang kecil hanyut. Ini tragedi, ini humanity. InsyaAllah berapapun harga lelang, saya ikhlas melepasnya,” tuturnya.

Selain lukisan SBY, karya seniman lain juga laku dilelang. Just Making, Not Hypocreating karya Muna Diannur Suria terjual Rp35 juta, sedangkan Mengingat Lupa: Series #2 Mohammad Hatta karya Aan Arif Rahmanto terjual Rp50 juta. Semua hasil dari lelang ini akan disalurkan untuk meringankan penderitaan korban banjir di berbagai wilayah Sumatera.

Acara Art For Humanity ini menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi media untuk kepedulian sosial, sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya solidaritas dan kemanusiaan di tengah bencana alam. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index