SEBALIK.COM , KUANSING - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby menyatakan bersedia menerima relokasi 500 Kepala Keluarga (KK) warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Mereka akan ditempatkan di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, dengan total lahan relokasi seluas 171,31 hektare.
Relokasi ini dilaksanakan melalui skema Kelompok Tani Hutan (KTH) Mitra Jaya Mandiri, dan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, termasuk penyediaan rumah bagi warga terdampak.
"Untuk rumahnya dibangun oleh Pemerintah Pusat, kita hanya siapkan lahan dan administrasi kependudukan," ujarnya.
Hingga saat ini, Suhardiman Amby belum mengetahui kapan pastinya, warga TNTN akan direlokasi ke Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti. Begitu pula dengan jumlah pasti warga yang akan direlokasi ke Desa Pesikaian.
Ia menyatakan, sejauh ini tidak ada penolakan dari warga tempatan terkait relokasi ini. Bahkan, ia secara terbuka mendukung langkah Pemerintah Pusat dalam menciptakan kondisi Nasional yang kondusif.
Langkah ini menjadi bagian dari solusi permanen atas konflik kawasan di TNTN, sekaligus bentuk nyata sinergi pusat dan daerah dalam penataan ruang dan penyelamatan kawasan konservasi.
"Saya mendukung penuh upaya Pemerintah Pusat. Ini bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberikan tempat hidup yang layak bagi masyarakat," ujar Suhardiman.
Namun, ia menegaskan bahwa lahan yang diberikan kepada warga tidak boleh ditanami kelapa sawit. Lahan harus ditanami jenis tanaman kehutanan seperti aren, durian, jengkol, dan petai sesuai aturan pemerintah.
"Kebijakan ini diambil untuk memastikan keselarasan dengan program rehabilitasi hutan dan lahan," ujarnya. (*)