Tutup Spekulasi Soal Pilgubri, Agung Nugroho: Prioritas Saya Hanya Pekanbaru

Senin, 05 Januari 2026 | 02:34:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara tegas menutup ruang spekulasi politik terkait isu pencalonannya sebagai Gubernur Riau. Ia memastikan tidak memiliki agenda politik ke arah tersebut dan memilih sepenuhnya mencurahkan perhatian pada pembenahan serta pembangunan Kota Pekanbaru.

Agung menilai tanggung jawab yang diembannya saat ini masih sangat besar. Berbagai persoalan mendasar di ibu kota Provinsi Riau, mulai dari infrastruktur, banjir, hingga kualitas pelayanan publik, menurutnya membutuhkan fokus dan kerja nyata, bukan manuver politik.

“Pekanbaru masih membutuhkan banyak pembenahan. Selama saya diberi amanah sebagai wali kota, fokus saya hanya satu: bekerja dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Saya tidak memiliki niat maju sebagai gubernur,” ujar Agung, Minggu (4/1/2026).

Ia menambahkan, bekerja sebagai wali kota memberinya ruang untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Dari meninjau kondisi jalan, penanganan banjir, hingga memastikan layanan publik berjalan optimal, semuanya dapat dilakukan secara langsung dan terukur.

Agung juga menanggapi munculnya narasi perbandingan antara dirinya dengan kepala daerah lain. Ia menilai perbandingan semacam itu tidak produktif dan berpotensi memecah suasana kebersamaan.

“Setiap pemimpin punya tugas dan kewenangan masing-masing. Tidak perlu saling dibandingkan, apalagi dipertentangkan. Itu justru tidak sehat bagi iklim pemerintahan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif dan mendukung sinergi lintas pemerintahan, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Riau, hingga Pemerintah Kota Pekanbaru.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Harianto, yang dinilainya memiliki kapasitas dan pengalaman dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Langkah-langkah yang dilakukan Pemprov Riau, khususnya untuk Pekanbaru, sudah berada di jalur yang tepat. Program seperti penanganan banjir, pelebaran jalan, dan perbaikan jalan provinsi harus kita dukung dan selaraskan,” katanya.

Menurut Agung, keberhasilan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi yang solid antarpemerintah menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Agung meminta semua pihak menghentikan penyebaran isu dan narasi spekulatif yang dapat mengganggu konsentrasi kerja pemerintahan.

“Tidak perlu menggiring opini yang tidak perlu. Mari kita jaga persatuan, fokus bekerja, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pekanbaru,” pungkasnya. (*)

Terkini