SEBALIK.COM, DUMAI - Gelombang aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Riau Bagian Pesisir kian tak terbendung. Dukungan kali ini datang dari pilar keberagaman Kota Dumai, yakni Forum Pembauran Kebangsaan Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai (FPK-LKKMD) yang mewakili 17 suku dan etnis di wilayah tersebut.
Penyerahan dokumen resmi Surat dan Rekomendasi Dukungan tersebut berlangsung khidmat sekaligus semarak dalam momen Silaturahmi Kebangsaan Malam Keakraban HUT ke-81 RI di Balai Pertemuan Kelenteng Hock Liong Kiong, Kota Dumai.
Surat dukungan diserahkan secara langsung oleh Ketua FPK-LKKMD, Candra Abdul Gani, kepada Ketua Badan Pembentukan DOB, Norham Abdul Wahab. Penyerahan dokumen ini disaksikan langsung oleh Dewan Penasihat FPK-LKKMD Ayu Junaidi serta Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Dumai, Datuk Timo Kibda.
Tak hanya FPK-LKKMD, surat rekomendasi tersebut juga memperkuat komitmen bersama karena ditandatangani oleh berbagai pimpinan paguyuban dan organisasi besar di Kota Dumai, di antaranya IKJR, IKMBD, IKMR, FKUB, Organisasi pemuda dan lintas etnis se-Kota Dumai
Suasana malam keakraban tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Dumai Sugiarto, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Riau Abdul Kosim, hingga perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.
Dalam salinan surat dukungan yang dibacakan, masyarakat pesisir menegaskan kesiapan mereka untuk berdiri mandiri demi percepatan pembangunan daerah.
“Dengan Rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan sikap mendukung sepenuhnya pembentukan Daerah Otonomi Baru wilayah Riau bagian pesisir. Semoga niat dan maksud baik ini dapat diwujudkan dalam waktu secepatnya.”
Ketua Badan Pembentukan DOB, Norham Abdul Wahab, menyambut hangat suntikan moral dari 17 suku ini. Menurutnya, arus dukungan yang makin masif membuktikan bahwa pembentukan provinsi baru merupakan dambaan lama yang diidam-idamkan seluruh lapisan masyarakat pesisir.
"Dukungan ini sangat berarti dan menjadi tambahan energi besar bagi kami. Saat ini, tim terus menggesa penyelesaian Naskah Akademik yang melibatkan para pakar dari berbagai perguruan tinggi dan profesional agar usulan ini segera dapat diserahkan ke pemerintah pusat," tegas Norham.
Langkah politik dan kemasyarakatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan besar dalam silaturahmi perwakilan masyarakat di Hotel The Zuri Dumai pada 26 Juli lalu. (*)