Muharram Titik Balik Perubahan, Ratusan Pemuda Deklarasikan Youth Hijrah, Pemuda Hijrah Duri

Muharram Titik Balik Perubahan, Ratusan Pemuda Deklarasikan Youth Hijrah, Pemuda Hijrah Duri
Pemuda Duri, Bengkalis memperingati tahun baru 1447 Hijriyah.

SEBALIK.COM , DURI – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah  begitu hidup di kalangan generasi muda Duri, Kabupaten Bengkalis. Ratusan pemuda dan pelajar Kecamatan Mandau dan Pinggir berkumpul dalam kegiatan MABAR (Mabit Bareng) bertema "Logout dari Kemaksiatan, Login ke Ketaatan" yang berlangsung 15–16 Juni 2026 di Masjid As-Salam.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai elemen dakwah dan kepemudaan, yakni IKADI Bengkalis, Youth Hijrah, KAMMI Duri, JPRMI Bengkalis, FKADK, Forsisma, serta pengurus Rohis sekolah se-Mandau dan Pinggir.

Mengusung semangat hijrah dan pembinaan karakter generasi muda, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda inspiratif, mulai dari kajian motivasi kepemudaan, nonton bareng edukatif, muhasabah malam, shalat tahajud berjamaah, hingga berbagai permainan dan perlombaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah antar peserta.

Dua narasumber yang hadir, Yana Lukmanul Hakim dan Febri Ramadhan Arif, menekankan pentingnya momentum Muharram sebagai sarana evaluasi diri sekaligus awal perubahan menuju kehidupan yang lebih dekat dengan nilai-nilai Islam.

Dalam pemaparannya, para pemateri mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai momentum hijrah yang nyata. Hijrah dari kelalaian menuju kesadaran, dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan baik, serta dari kehidupan yang jauh dari nilai agama menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Suasana haru menyelimuti rangkaian muhasabah malam yang menjadi salah satu sesi utama kegiatan. Dalam suasana yang khidmat, para peserta diajak merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menyusun komitmen baru dalam mengarungi kehidupan di masa mendatang.

Puncak kegiatan berlangsung pada sepertiga malam terakhir ketika seluruh peserta melaksanakan shalat tahajud berjamaah. Momen tersebut menjadi simbol kebangkitan spiritual generasi muda yang ingin menjadikan iman dan ketakwaan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ketua panitia kegiatan Efri Su'if menyampaikan, MABAR tidak hanya dirancang sebagai agenda seremonial peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga sebagai ruang pembinaan yang mampu menjawab berbagai tantangan moral dan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

"Kami ingin menghadirkan kegiatan yang dekat dengan dunia anak muda, namun tetap sarat dengan nilai-nilai dakwah. Tema 'Logout dari Kemaksiatan, Login ke Ketaatan' menjadi ajakan agar generasi muda berani mengambil keputusan untuk berubah menjadi lebih baik," ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas organisasi ini, para penyelenggara berharap lahir gerakan kepemudaan yang semakin aktif dalam membangun lingkungan yang positif, religius, dan produktif.

Kegiatan MABAR Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi bukti bahwa semangat dakwah dan pembinaan generasi muda terus tumbuh di Duri dan Kabupaten Bengkalis. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan pergaulan modern, para pemuda menunjukkan bahwa masjid tetap menjadi pusat peradaban, tempat lahirnya gagasan, persaudaraan, dan perubahan.

Muharram tahun ini bukan sekadar pergantian kalender Hijriah. Bagi para peserta MABAR, menjadi momentum untuk memulai lembaran baru kehidupan yaitu meninggalkan kemaksiatan, meneguhkan ketaatan, dan menata masa depan dengan cahaya keimanan. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index