SEBALIK.COM , KUANSING - Pemberantasan narkotika terus ditabuh oleh jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing). Kali ini, Tim Elang Kuantan Satres Narkoba memutus jalur peredaran sabu dalam aksi penyergapan dramatis di pinggir jalan depan Gudang Halkal, Desa Beringin Taluk, Sabtu (17/1/2026) Sore.
Namun, keberhasilan ini menyisakan cerita pilu. Dari dua pelaku yang diringkus, satu di antaranya diketahui masih berusia 15 tahun.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, melalui Kasat Resnarkoba AKP Hasan Basri, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencium adanya pergerakan mencurigakan.
"Kami menerima informasi bahwa ada dua orang yang membawa sabu dari arah Kecamatan Benai menuju Taluk Kuantan. Tim langsung bergerak cepat melakukan surveillance atau pengintaian di lapangan," ujar AKP Hasan Basri, Minggu (18/1/2026).
Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Elang Kuantan akhirnya mencegat kedua tersangka, yakni NM (19) dan rekannya yang masih di bawah umur. Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa, satu paket kecil sabu (berat kotor 0,20 gram) yang disembunyikan di saku celana NM dalam kotak rokok, satu buah kaca pireks dan jarum kompor dan satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa plat nomor.
Berdasarkan hasil tes urine, keduanya dinyatakan positif Amphetamine. NM mengaku mendapatkan barang haram tersebut melalui pesanan online dari seseorang berinisial F, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Meski barang bukti tergolong kecil, keterlibatan anak di bawah umur menjadi sorotan serius pihak kepolisian. NM kini terancam hukuman berat berdasarkan UU Narkotika dan KUHP terbaru dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.
"Untuk tersangka yang masih berusia 15 tahun, rencananya akan diarahkan pada proses rehabilitasi. Perannya saat itu menemani NM, namun kami akan pastikan detailnya melalui gelar perkara siang ini," tambah AKP Hasan Basri.
Polres Kuansing mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih waspada mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Peredaran narkoba kini tidak lagi memandang usia.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba. Peran masyarakat sangat vital untuk menyelamatkan generasi muda kita dari kehancuran," tutupnya. (Mail Has)