Wabup Inhil Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Tanah Merah

Wabup Inhil Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Tanah Merah
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M yang digelar di Masjid Jami’ Darussalam

SEBALIK.COM, INHIL — Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M yang digelar di Masjid Jami’ Darussalam, Kecamatan Tanah Merah, Jumat (16/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Jufri Abdullah dari Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali merenungkan makna perjalanan agung Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yuliantini mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah penting dari peristiwa Isra Mi’raj, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah salat serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Kehadiran kita hari ini merupakan bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sudah sepatutnya kita menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, terutama salat, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalani kehidupan,” ungkap Yuliantini.

Selain itu, Wabup yang akrab disapa Mak Tin ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu dan bersinergi dalam menyukseskan program pembangunan, baik yang digagas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Kami juga memohon dukungan dan doa dari Bapak dan Ibu semua agar saya bersama Bapak Bupati senantiasa diberi kemudahan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam membangun Kabupaten Indragiri Hilir agar menjadi lebih baik ke depannya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Yuliantini turut menyampaikan pesan khusus kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanah Merah agar terus memperkuat sinergi dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah isu yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, tingginya angka perceraian, pernikahan dini, pergaulan bebas, anak putus sekolah, hingga kasus stunting.

“Diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar berbagai permasalahan ini dapat kita atasi secara bersama-sama,” tutupnya. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index