Politeknik Kampar Gelar Seminar “Guru Aman, Sekolah Nyaman”

Politeknik Kampar Gelar Seminar “Guru Aman, Sekolah Nyaman”
Politeknik Kampar menggelar seminar bertajuk “Guru Aman, Sekolah Nyaman: Memahami Perlindungan Hukum dan Dunia Pendidikan”

SEBALIK.COM, BANGKINANG – Politeknik Kampar kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan kualitas dunia pendidikan dengan menggelar seminar bertajuk “Guru Aman, Sekolah Nyaman: Memahami Perlindungan Hukum dan Dunia Pendidikan”, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) se-Kabupaten Kampar, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pendidik terhadap aspek hukum dalam menjalankan tugas profesional di lingkungan sekolah.

Seminar ini menjadi ruang dialog strategis antara insan pendidikan dan aparat penegak hukum, di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi guru, khususnya terkait pendampingan siswa, penegakan disiplin, serta potensi persoalan hukum yang dapat muncul dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Kampar, Ir. Nina Veronika, S.T., M.Sc., serta Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Humas, dan Alumni, Fitri, S.T., M.Sc. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan keseriusan Politeknik Kampar dalam mendukung perlindungan dan peningkatan kapasitas pendidik, khususnya guru BK yang memiliki peran penting dalam pembinaan karakter dan pendampingan psikososial peserta didik.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Kampar menyampaikan bahwa guru merupakan garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa. Namun, dalam menjalankan peran tersebut, guru juga dihadapkan pada berbagai dinamika dan risiko hukum yang perlu dipahami secara komprehensif.

“Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan membina perilaku peserta didik. Oleh karena itu, pemahaman terhadap perlindungan hukum menjadi sangat penting agar guru dapat bekerja secara profesional, tegas, namun tetap aman dan terlindungi,” ujar Ir. Nina Veronika.

Seminar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang hukum serta penegakan hukum, yakni Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Dr. Eko WN Besari, S.H., M.H., CPM, serta Fakhry Firmanto, S.H., M.H. dari Bidang Bantuan Hukum PERADI DPC Kampar.

Dalam pemaparannya, para narasumber mengulas berbagai aspek penting, mulai dari dasar hukum perlindungan profesi guru, batasan kewenangan pendidik dalam mendisiplinkan siswa, hingga langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan guru untuk menghindari persoalan hukum di lingkungan sekolah. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme pendampingan hukum apabila menghadapi permasalahan hukum terkait tugas profesi.

Antusiasme peserta terlihat dari jalannya sesi diskusi yang berlangsung aktif dan interaktif. Para guru BK menyampaikan beragam pengalaman, kasus, serta tantangan yang kerap mereka hadapi di sekolah, terutama dalam menangani permasalahan siswa yang bersinggungan dengan aspek hukum dan sosial.

Melalui seminar ini, Politeknik Kampar berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum, sekaligus memberikan rasa aman bagi para guru dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud lingkungan sekolah yang tidak hanya nyaman dan kondusif, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan, profesionalisme, dan perlindungan hukum bagi seluruh warga pendidikan. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index