Bentrokan Maut Akibat Rebutan Sawit di Rohul, 3 Orang Ditangkap dan 2 Lainnya Masih Diburu Polisi

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:59:29 WIB
Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi saat di Mapolres Rohul

SEBALIK.COM , ROHUL - Aroma amis darah menyelimuti sengketa lahan sawit di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, yang menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, Sabtu (7/2) lalu.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, menegaskan bahwa penangkapan tiga tersangka berinisial SG, OH, dan AZ hanyalah permulaan. Dua pelaku lain, AL dan JL, kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu tim Jatanras.

Barang bukti yang disita menjadi bukti nyata bahwa bentrokan ini bukanlah insiden spontan, melainkan serangan yang direncanakan. Dimana terdapat 30 bilah senjata tajam berbagai jenis, tumpukan batu dan kayu yang sengaja dipasangi paku serta senapan angin yang digunakan saat penyerangan.

"Pelakunya memiliki niat jahat (mens rea). Kami pastikan tidak hanya berhenti di lima orang ini. Siapa pun yang terekam bukti digital melakukan penyerangan akan kami tangkap" tegas Brigjen Pol Hengki di Mapolres Rohul, Selasa (10/2/2026).

Konflik ini bermula dari perselisihan dua kelompok pengamanan swakarsa terkait Kerja Sama Operasi (KSO) di lahan eks PT BS. Padahal, sebelumnya kedua belah pihak sempat berjanji untuk saling menahan diri.

Namun, komitmen itu luntur saat puluhan orang bersenjata mendatangi Kantor Camat Bonai Darussalam. Situasi berubah mencekam ketika massa mulai merusak bangunan dan melepaskan tembakan. Naas, Bernadus Betu alias Jon, seorang anggota pengamanan dari pihak KUD, tewas di lokasi kejadian akibat luka serius.

Polisi kini mengalihkan radar mereka kepada pihak-pihak yang berada di balik layar. Bukan hanya eksekutor lapangan, polisi berkomitmen menyeret pihak yang memerintahkan penyerangan tersebut ke meja hijau.

Para tersangka kini terancam meringkuk di penjara hingga 12 tahun berdasarkan Pasal 262 dan Pasal 246 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP baru). (Mail Has).

Terkini