Pascainsiden di Selensen Inhil, Penyaluran Gas TGI Kembali Normal

Jumat, 09 Januari 2026 | 00:10:00 WIB
PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) memastikan penyaluran gas pada jalur Grissik–Duri (GD) KP222 di Desa Selensen, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kembali beroperasi normal

SEBALIK.COM, PEKANBARU – PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) memastikan penyaluran gas pada jalur Grissik–Duri (GD) KP222 di Desa Selensen, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kembali beroperasi normal. Hal tersebut dilakukan setelah seluruh proses perbaikan pipa gas yang terdampak insiden ledakan dinyatakan selesai.

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa operasional kembali dimulai pada Kamis (8/1/2026) dan dilakukan secara bertahap guna memastikan pasokan gas aman serta memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan.

“Pemulihan dilakukan setelah tim teknis memastikan seluruh kerusakan pascainsiden telah tertangani sesuai standar keselamatan yang ketat,” ujar Emil dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, selesainya perbaikan ini merupakan bagian dari respons cepat perusahaan terhadap kebocoran pipa yang terjadi pada Jumat (2/1/2026). Saat itu, TGI menghentikan sementara penyaluran gas sebagai langkah mitigasi untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurut Emil, pemulihan operasional berhasil dilakukan berkat koordinasi dan kerja sama intensif dengan berbagai pihak terkait di lapangan.

“Kami tidak hanya melakukan perbaikan fisik pipa, tetapi juga menjalankan prosedur teknis dan pengujian menyeluruh untuk memastikan keandalan jalur distribusi sebelum kembali dioperasikan,” jelasnya.

Sebelum penyaluran gas kembali dimulai, TGI telah melakukan serangkaian uji integritas dan verifikasi keamanan guna memastikan pipa gas Jalur GD KP222 berada dalam kondisi aman dan layak operasional, sehingga potensi risiko di kemudian hari dapat diminimalkan.

Selain aspek teknis, TGI juga menegaskan komitmennya dalam penanganan masyarakat terdampak di Desa Selensen. Perusahaan telah melakukan komunikasi langsung dengan warga melalui musyawarah yang difasilitasi oleh Muspida setempat.

“Melalui musyawarah tersebut, nilai kompensasi ganti rugi telah disepakati secara transparan antara perusahaan dan warga. Sementara untuk korban luka, seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dalam kondisi stabil tanpa perlu perawatan lanjutan,” ungkap Emil.

Dengan kembalinya operasional pipa gas tersebut, TGI berharap aktivitas distribusi energi dapat kembali berjalan optimal sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan tanggung jawab sosial perusahaan. (*)

Terkini