SEBALIK.COM, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali menorehkan prestasi nasional di awal tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam, Pemkab Rohil berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama sebagai bentuk komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Bupati Rokan Hilir melalui Kepala Dinas Kesehatan Afrida, dalam seremoni yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Acara nasional tersebut turut dihadiri Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Direktur Utama BPJS Kesehatan, serta para gubernur dan bupati/wali kota dari seluruh Indonesia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian UHC bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan finansial kepada masyarakat saat membutuhkan layanan kesehatan. Hingga 31 Desember 2025, kepesertaan JKN nasional telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen.
“Rokan Hilir menjadi bagian dari garda terdepan daerah yang memastikan warganya tidak lagi takut berobat karena kendala biaya,” ujar Ali Ghufron.
Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan pilar utama dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem. Ia mengapresiasi daerah yang berhasil mencapai kategori Pratama sebagai langkah awal menuju layanan kesehatan yang paripurna.
“Seiring meningkatnya kepesertaan JKN, kualitas layanan di fasilitas kesehatan juga harus terus ditingkatkan. Jangan ada lagi diskriminasi antara pasien JKN dan pasien umum,” tegas Muhaimin Iskandar.
Usai menerima penghargaan, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta dukungan masyarakat.
“Penghargaan UHC Kategori Pratama ini menjadi bukti komitmen kami. Ke depan, fokus kita adalah transformasi mutu layanan, agar masyarakat Rohil cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas di puskesmas maupun rumah sakit,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Rohil untuk terus mengalokasikan anggaran jaminan kesehatan, sehingga seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, tetap terlindungi oleh kepesertaan jaminan kesehatan yang aktif dan berkelanjutan. (*)