Karhutla Meluas, BPBD Riau Siapkan Pengajuan TMC dan Helikopter Water Bombing

Senin, 09 Februari 2026 | 04:43:00 WIB
BPBD Damkar Riau segera menyiapkan pengajuan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) serta helikopter water bombing kepada pemerintah pusat

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Menyikapi meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau segera menyiapkan pengajuan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) serta helikopter water bombing kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur, mengatakan bahwa bantuan TMC sangat dibutuhkan untuk meningkatkan curah hujan di Riau yang mulai mengalami penurunan.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, pada Februari ini curah hujan mulai berkurang, terutama di wilayah pesisir. Karena itu, kami berencana mengajukan bantuan TMC,” ujar Jim Gafur, Minggu (8/2/2026).

Selain TMC, BPBD Riau juga akan mengusulkan bantuan helikopter water bombing dan helikopter patroli udara. Bantuan ini dinilai krusial untuk menjangkau titik-titik Karhutla yang sulit diakses oleh tim pemadam darat.

“Helikopter water bombing sangat diperlukan untuk lokasi-lokasi kebakaran yang tidak bisa dijangkau tim di lapangan. Usulan bantuan helikopter ini akan segera kami sampaikan,” jelasnya.

Namun sebelum pengajuan bantuan tersebut dilakukan, BPBD Riau harus terlebih dahulu menetapkan status siaga darurat Karhutla. Penetapan status ini menunggu keputusan dari pemerintah kabupaten/kota yang terdampak.

“Sesuai prosedur, penetapan status siaga darurat harus dimulai dari kabupaten/kota. Setelah itu, barulah bisa ditetapkan status siaga darurat tingkat provinsi,” ungkap Jim Gafur.

Hingga saat ini, Karhutla masih dilaporkan terjadi di lima daerah, yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai. Upaya pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan, termasuk dukungan dari pihak swasta.

“Karhutla masih terjadi di Bengkalis, Meranti, Siak, Pelalawan, dan Dumai. Saat ini masih dalam tahap pemadaman dan pendinginan,” pungkasnya. (*)

Terkini