Wali Kota Pekanbaru Dukung PHRI Riau, Siap Kolaborasi Kembangkan Pariwisata Berbasis Event

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:16:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II BPD PHRI Provinsi Riau Tahun 2026

SEBALIK.COM, PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Riau dalam upaya pengembangan sektor pariwisata dan penguatan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Agung saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II BPD PHRI Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Kamis (5/2/2026).

Menurut Agung, posisi strategis Kota Pekanbaru yang kini terhubung dengan berbagai daerah menjadi peluang besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hal ini, kata dia, perlu didukung dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan raker ini. Pemerintah Kota Pekanbaru siap berkolaborasi dengan PHRI untuk menghadirkan pariwisata berbasis event yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Agung juga menegaskan bahwa kebijakan yang telah kembali memperbolehkan pelaksanaan kegiatan di hotel harus dimanfaatkan secara optimal. Ia berharap sektor perhotelan dapat kembali bergairah dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Kita akan mendorong hadirnya event nasional maupun internasional. Dengan begitu, tingkat hunian hotel meningkat dan berdampak langsung pada pendapatan hotel serta pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Provinsi Riau, Nofrizal, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi pariwisata Riau. Menurutnya, masih banyak peluang pariwisata yang dapat dikembangkan melalui kerja sama lintas sektor.

“Kami mengajak seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pariwisata Riau melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” katanya.

Nofrizal menambahkan, sektor perhotelan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menyediakan jasa akomodasi, industri perhotelan juga menyerap tenaga kerja serta memberi dampak langsung terhadap sektor transportasi darat, laut, dan udara.

“Tingkat hunian hotel sangat berkaitan dengan pergerakan sektor transportasi. Jika hotel tumbuh, maka sektor lain ikut bergerak,” paparnya.

Melalui Rakerda ini, PHRI Riau dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi untuk mempercepat pemulihan dan pengembangan pariwisata di Provinsi Riau secara berkelanjutan. (*)

Terkini