SEBALIK.COM, PEKANBARU – Sektor pariwisata Provinsi Riau menunjukkan geliat positif menjelang akhir 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2025, baik secara bulanan maupun tahunan.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau, Fitri Hariyanti, Senin (2/2/2026), menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman ke Riau pada Desember 2025 mencapai 32.581 kunjungan.
“Jumlah tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu,” ujar Fitri.
Dari total kunjungan tersebut, sebanyak 6.998 wisman tercatat masuk melalui empat pintu utama imigrasi, yakni Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Bengkalis, serta Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara itu, kunjungan wisman yang tercatat melalui Mobile Positioning Data (MPD) di Kabupaten Bengkalis mencapai 25.583 kunjungan.
Secara bulanan, jumlah wisman ke Riau meningkat sebesar 22,08 persen dibandingkan November 2025. Bahkan secara tahunan, lonjakan kunjungan tercatat sangat signifikan.
“Jika dibandingkan Desember 2024, kunjungan wisman ke Riau naik sebesar 85,70 persen,” jelas Fitri.
Berdasarkan kewarganegaraan, wisman asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Riau dengan porsi 45,92 persen atau sebanyak 14.961 kunjungan. Posisi selanjutnya ditempati wisatawan asal Tiongkok sebanyak 2.744 kunjungan (8,42 persen), Hongkong 2.132 kunjungan (6,54 persen), Singapura 1.632 kunjungan (5,01 persen), serta India 1.096 kunjungan (3,34 persen).
Fitri juga mengungkapkan bahwa sejumlah negara mencatat lonjakan kunjungan yang sangat tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Wisman berkebangsaan Prancis mengalami peningkatan tertinggi sebesar 220,31 persen, disusul wisatawan asal Jepang yang naik 126,09 persen.
Meski demikian, secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2025, total kunjungan wisman ke Provinsi Riau tercatat sebanyak 284.973 kunjungan. Angka ini masih mengalami penurunan sebesar 35,07 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Selain peningkatan kunjungan wisman, indikator perhotelan di Riau juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Desember 2025 tercatat sebesar 52,92 persen, naik 3,87 poin dibandingkan November 2025.
TPK tertinggi terjadi pada hotel bintang empat dengan tingkat hunian mencapai 57,57 persen. Sementara itu, Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) hotel berbintang tercatat selama 1,33 malam, sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya.
BPS menilai peningkatan kunjungan wisman dan membaiknya tingkat hunian hotel pada akhir 2025 menjadi sinyal positif bagi pemulihan serta pertumbuhan sektor pariwisata di Provinsi Riau. (*)