SEBALIK.COM, KUANSING – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total bantuan yang dihimpun mencapai lebih dari Rp1,14 miliar, disertai pengiriman logistik ke wilayah terdampak.
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Indragiri Hilir Nomor 100.3.4.2/864/BPBD-SEKR tertanggal 7 Desember 2025. Pemkab Inhil membuka rekening donasi “Tim Darurat Bencana” di Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) selama periode 7 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Hingga penutupan donasi, dana yang terkumpul sebesar Rp1.140.986.500. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD di daerah terdampak, bantuan tunai disalurkan dengan rincian Rp400 juta untuk Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh), Rp345 juta untuk tiga wilayah di Sumatera Utara (Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga), serta Rp285 juta untuk wilayah Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok.
Meski penyaluran telah dimulai sejak 25 Desember 2025, partisipasi masyarakat Inhil terus meningkat. Saat ini masih terdapat sisa dana sebesar Rp110.986.500 yang akan segera disalurkan setelah penentuan wilayah prioritas bantuan.
Selain bantuan tunai, Pemkab Inhil juga mengirimkan bantuan logistik ke Sumatera Barat berupa ratusan sak beras, mie instan, air mineral, pakaian layak pakai, minyak goreng, serta kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan logistik telah didistribusikan ke Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Kepala Pelaksana BPBD Inhil, R. Arliansyah, menegaskan bahwa proses penghimpunan hingga penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Seluruh laporan penyaluran akan disampaikan secara tertulis kepada Bupati Indragiri Hilir dan Inspektorat Daerah.
Pemkab Inhil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, ASN, serta pihak swasta yang telah berpartisipasi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial. (*)