SEBALIK.COM, JAMBI – Banjir merendam Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Riau, tepatnya di wilayah Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Akibat genangan air tersebut, arus lalu lintas terganggu dan kendaraan kecil tidak dapat melintas.
Banjir mulai menggenangi ruas jalan sejak Sabtu (3/1/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Titik genangan terparah berada di Kilometer 121, tepat di depan Markas Polsek Merlung.
Kapolsek Merlung, AKP Agung Wibowo, mengatakan banjir menyebabkan penyumbatan arus lalu lintas di jalur utama perbatasan Jambi–Riau. Untuk sementara, hanya kendaraan besar seperti truk tronton yang masih dapat melintas.
“Saat ini kendaraan tronton ke atas masih bisa melintas. Namun untuk kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam kami lakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan ke jalur alternatif,” ujarnya, Minggu (4/1/2026) dilansir dari detikcom.
Pengendara yang sudah memasuki wilayah Merlung diarahkan melewati jalur desa melalui Simpang Tugu menuju Masjid Surya Khairuddin, begitu pula sebaliknya dari arah Riau. Sementara itu, kendaraan dari luar wilayah Merlung disarankan menggunakan jalur Pelabuhan Dagang, Tungkal Ulu.
Selain itu, polisi juga mengarahkan pengendara melewati jalan WKS di KM 104, tepatnya di dekat Pos Lantas Jalintim, yang akan keluar di Simpang Dasal, Kelurahan Tungkal Ulu. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara buka-tutup dengan pengawalan petugas di lapangan.
AKP Agung menambahkan, kondisi debit air saat ini terpantau mulai berangsur surut seiring cuaca yang mulai cerah di wilayah hulu, seperti Kecamatan Renah Mendaluh dan Kabupaten Tebo.
“Kami terus bersiaga di lapangan. Kondisi air sangat bergantung pada cuaca di wilayah atas. Mudah-mudahan tidak turun hujan lagi sehingga air bisa segera surut,” katanya. (*)