Bandara SSK II Dorong Maskapai Buka Rute Langsung Pekanbaru–Bangkok

Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:10:00 WIB
Bandara Internasional SSK II Pekanbaru

SEBALIK.COM, PEKANBARU — Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berupaya mendorong maskapai penerbangan membuka rute internasional langsung Pekanbaru–Bangkok, Thailand.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab tingginya minat masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya yang selama ini masih harus transit melalui negara lain.

Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan hasil survei internal bandara menunjukkan potensi penumpang menuju Thailand cukup besar. Saat ini, mayoritas penumpang Pekanbaru yang bepergian ke Bangkok masih memanfaatkan penerbangan transit melalui Kuala Lumpur.

“Kami melihat minat masyarakat Pekanbaru ke Thailand cukup tinggi. Saat ini mereka harus transit melalui Kuala Lumpur, dan ini menjadi peluang untuk membuka rute langsung,” ujar Achmad, Jumat (2/1/2026) dilansir dari Bisnis.com.

Menurutnya, pembukaan rute Pekanbaru–Bangkok tidak harus dilakukan setiap hari pada tahap awal. Maskapai dapat memulainya dengan frekuensi terbatas untuk menguji respons pasar.

“Kami mendorong maskapai membuka rute ini dengan frekuensi awal 2–3 kali seminggu. Jika respons pasar bagus, frekuensinya bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Achmad menambahkan, berdasarkan data keimigrasian, pergerakan penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat ini masih didominasi penerbangan domestik, yakni sekitar 85 persen. Sementara 15 persen lainnya merupakan penumpang internasional, dengan tujuan utama Malaysia dan Singapura.

“Untuk penerbangan internasional, Kuala Lumpur masih menjadi rute paling ramai. Selain untuk wisata dan bisnis, banyak penumpang juga memanfaatkan KL sebagai hub transit, termasuk perjalanan umrah,” katanya.

Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 191 penerbangan internasional, naik dibandingkan hari normal yang rata-rata hanya sekitar delapan penerbangan per hari.

“Pada masa Nataru, penerbangan internasional bisa mencapai 13 flight per hari. Extra flight dilayani sejumlah maskapai seperti Super Air Jet, Scoot ke Singapura, serta maskapai ke Kuala Lumpur seperti AirAsia, Batik Air Malaysia, dan Malaysia Airlines,” ungkapnya.

Achmad juga menyebutkan bahwa sebelumnya Bandara SSK II Pekanbaru pernah melayani rute internasional ke beberapa kota di Malaysia seperti Malaka dan Subang. Namun rute tersebut belum kembali dibuka karena kebijakan pemerintah Malaysia yang memusatkan penerbangan melalui hub utama di Kuala Lumpur.

“Kami terus berupaya agar rute internasional baru bisa dibuka. Harapannya, Pekanbaru tidak hanya bergantung pada rute ke Kuala Lumpur, tetapi juga memiliki konektivitas langsung ke destinasi internasional lain, seperti Bangkok,” pungkasnya. (*)

Terkini