Wakil Bupati Kampar Tutup Festival Pacu Piyau, 8 Suku Kebun Durian Rayakan Tradisi Lokal

Kamis, 01 Januari 2026 | 12:31:54 WIB
Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti S.Ag. M.Si, menutup secara resmi Festival Pacu Piyau Jilid I

SEBALIK.COM, GUNUNG SAHILAN – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti S.Ag. M.Si, menutup secara resmi Festival Pacu Piyau Jilid I yang digelar oleh delapan suku di Kenegerian Kebun Durian.

Acara yang berlangsung di Anjungan Tepian Sungai Lipai, Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, juga dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, ninik mamak, serta seluruh peserta festival.

Festival Pacu Piyau merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya di Kenegerian Kebun Durian yang terdiri dari Suku Piliang, Suku Melayu Daek, Suku Melayu Palokoto, Suku Domo Rajo Bandaro, Suku Domo Padano, Suku Mandailing, Suku Patopang, dan Suku Caniago.

Tradisi balap perahu ini bukan hanya ajang olahraga air, tetapi juga simbol persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Misharti menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya festival. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan kekuatan masyarakat Kampar.

"Festival ini bukan sekadar tentang siapa yang tercepat di sungai atau siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana kita menjaga warisan budaya, mempererat silaturahmi antar suku, dan membangun semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama masyarakat Kampar," ujar Misharti.

Setelah melalui babak penyisihan dan final yang berlangsung sengit, para pemenang diumumkan dan menerima penghargaan berupa piala, piagam, serta uang pembinaan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan sportivitas peserta selama perlombaan berlangsung.

Acara ini sekaligus menjadi momen untuk memperkuat hubungan antar suku, memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda, serta menjaga tradisi yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Kampar. (*)

Terkini