Pemkab Rohil Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Ratusan Jemaah Padati Masjid Agung Al-Ikhlas

Selasa, 03 Februari 2026 | 12:09:00 WIB
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Ikhlas

SEBALIK.COM, BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Ikhlas, Jalan Utama, Bagansiapiapi, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jemaah yang memadati ruang utama masjid.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Anugerah Cahyadi atau yang akrab disapa Ustadz Ucay. Mengusung tema “Semoga Hati Kita Senantiasa Dipenuhi Ketenangan dan Cinta Kepada Allah”, acara ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat Rohil.

Bupati Rokan Hilir yang diwakili oleh Asisten III Setdakab Rohil, Nurmansyah, turut hadir bersama Anggota DPRD Rohil Herkoni dan M. Syah Padri, unsur Forkopimda, para kepala OPD, Kepala Kemenag Rohil, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, Camat Bangko beserta Forkopimcam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Nurmansyah mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat yang menjadi inti dari peristiwa agung tersebut.

“Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah SAW dan memperbaiki kualitas iman kita,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks yang dapat memecah persatuan.

Sementara itu, Ustadz Ucay dalam tausiyahnya menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan gaya yang hangat dan penuh makna. Ia menekankan pentingnya adab, rasa hormat kepada guru, serta kesadaran bahwa setiap pencapaian hidup tidak terlepas dari peran para pendidik.

“Kita bisa menjadi apa pun hari ini karena jasa guru. Tanpa guru, kita tidak akan sampai di titik ini,” tegasnya di hadapan para jemaah.

Ustadz asal Sumatera Utara tersebut juga mengingatkan kemuliaan berkumpul di rumah Allah. Ia menyampaikan pesan tentang kerendahan hati dan pentingnya menyadari bahwa setiap manusia memiliki kekurangan.

“Hidup jangan merasa paling benar. Kita semua pendosa, hanya saja Allah masih menutup aib kita,” ucapnya, diselingi kisah inspiratif tentang Abdullah bin Ummi Maktum.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Ucay membagikan pesan sederhana tentang kunci hidup yang nikmat. Menurutnya, kebahagiaan dapat diraih dengan fokus memperbaiki diri sendiri tanpa sibuk membandingkan diri dengan orang lain.

Acara peringatan Isra Mi’raj tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, ketenteraman, dan kemajuan bagi Kabupaten Rokan Hilir ke depan. (*)

Terkini