Bupati Afni Ajak Ribuan Kader NU Riau Doakan Korban Runtuhnya Tangsi Belanda Siak

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:18:00 WIB
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengajak ribuan peserta Silaturahmi Daerah (Silatda) kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se-Provinsi Riau untuk mendoakan para korban runtuhnya bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura

SEBALIK.COM, SIAK – Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengajak ribuan peserta Silaturahmi Daerah (Silatda) kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se-Provinsi Riau untuk mendoakan para korban runtuhnya bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura.

Ajakan tersebut disampaikan Afni saat Resepsi Puncak Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) yang digelar di Siak Sport Hall, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan gebyar sholawat itu dihadiri sekitar 25 ribu jamaah dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Dalam sambutannya, Afni mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa agar para korban diberikan kesembuhan serta keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih serius merawat dan menjaga warisan sejarah serta cagar budaya yang kita miliki,” ujar Afni.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Siak akan menyampaikan secara resmi kronologi runtuhnya Tangsi Belanda kepada Kementerian Kebudayaan. Afni mengungkapkan, jauh sebelum insiden terjadi, Pemkab Siak telah mengajukan permohonan bantuan revitalisasi cagar budaya dan museum nasional yang ada di daerah tersebut.

“Kami sudah mengajukan permohonan revitalisasi. Kejadian ini akan kami laporkan secara resmi agar mendapat perhatian dan penanganan yang menyeluruh,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Afni juga menyinggung pentingnya kemandirian Nahdlatul Ulama di Kabupaten Siak. Menurutnya, NU harus tetap berdiri kokoh dan mandiri, tanpa bergantung pada pemerintah, namun tetap bersinergi dalam membangun umat dan daerah.

Diketahui, Afni merupakan kader penggerak NU pertama di Riau yang menjabat sebagai kepala daerah. Ia juga saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Umum PC Muslimat NU Kabupaten Siak.

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan cagar budaya Tangsi Belanda ambruk pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden tersebut menyebabkan 16 orang terluka, sebagian besar merupakan anak-anak dari rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang sedang melakukan kegiatan studi wisata.

Saat kejadian, para siswa berada di lantai dua bangunan untuk mengikuti sesi penjelasan. Lantai tersebut runtuh secara mendadak, menyebabkan korban terjatuh dan tertimpa material bangunan.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Update kondisi korban:
Satu siswa, Keisya Lutfi Latifatunnisa, dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk pemeriksaan lanjutan. Bupati Afni turut mendampingi proses penanganan medis di RSUD Siak sebelum rujukan dilakukan.

Sementara itu, lima siswa dinyatakan dalam kondisi baik setelah menjalani pemeriksaan rontgen dan telah kembali ke rumah. Tiga siswa lainnya melanjutkan perawatan di puskesmas terdekat, dan satu guru yang turut menjadi korban juga telah dipulangkan. (*)

Terkini