UIN Suska Riau Mantapkan Langkah Pembukaan Program Studi Kedokteran Lewat Workshop Strategis

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:45:00 WIB
Workshop Strategi Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau terus memantapkan langkah pengembangan institusi dengan mematangkan rencana pembukaan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter. Keseriusan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Strategi Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter yang digelar selama tiga hari, 26 hingga 28 Januari 2026, di Hotel Pangeran, Kota Pekanbaru.

Workshop ini menjadi forum strategis yang melibatkan seluruh unsur pimpinan dan pemangku kepentingan di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor beserta Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro AUPK, Kepala Biro AAKK, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Senat, Ketua LPM, kepala unit, kepala bagian, ketua tim, serta Tim Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Suska Riau. Selain itu, workshop juga diikuti oleh perwakilan dari Universitas Muhammadiyah dan Rumah Sakit Madani Kota Pekanbaru sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan kedokteran.

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah awal yang komprehensif dalam mempersiapkan pendirian Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter, dengan membahas berbagai aspek krusial mulai dari kesiapan akademik, penyusunan kurikulum, pemenuhan sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, hingga pemenuhan standar dan persyaratan akreditasi sesuai ketentuan lembaga berwenang. Workshop ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.

Workshop secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS, SE, M.Si., Ak., CA. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter merupakan langkah strategis yang membutuhkan perencanaan matang, terukur, dan berkelanjutan.

Ia berharap melalui forum ini dapat dirumuskan peta jalan yang jelas, mulai dari penguatan sumber daya manusia, penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga penguatan jejaring kerja sama dengan rumah sakit pendidikan dan para pemangku kepentingan terkait. Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika untuk bersinergi dan berkomitmen bersama agar rencana besar ini dapat terwujud dengan baik.

Sebagai narasumber utama, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad(K) Konsultan, memberikan paparan mendalam mengenai strategi pendirian program studi kedokteran.

Ia menekankan bahwa pembukaan program studi kedokteran tidak hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga harus memastikan kualitas proses pendidikan yang mampu menghasilkan dokter profesional, beretika, dan berintegritas tinggi.

Prof. Yuyun juga menyoroti pentingnya sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, rumah sakit pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya agar pendidikan dokter dapat berjalan sesuai standar nasional dan internasional.

Menurutnya, integrasi keilmuan kedokteran dengan nilai-nilai keislaman merupakan kekuatan khas perguruan tinggi Islam yang harus terus dikembangkan, sehingga mampu melahirkan dokter yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga humanis dan berakhlak mulia.

Selama workshop berlangsung, suasana diskusi berjalan dinamis dan interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, masukan, serta pengalaman, khususnya terkait tantangan pendirian Fakultas Kedokteran, kebutuhan rumah sakit pendidikan, kesiapan dosen, serta dukungan tenaga kependidikan yang memadai. Berbagai isu strategis dibahas secara terbuka sebagai bahan perumusan langkah konkret ke depan.

Melalui pelaksanaan workshop ini, UIN Sultan Syarif Kasim Riau menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis yang berkualitas di tengah masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari peran perguruan tinggi Islam dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan nasional melalui pendidikan kedokteran yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (*)

Terkini