UNRI–UNAND Tinjau KUKERTA Tanggap Darurat Bencana di Nagari Lareh Nanpanjang Selatan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:16:00 WIB
UNRI dan UNAND melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta silaturahmi pimpinan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tanggap Darurat Bencana di Nagari Lareh Nanpanjang Selatan, Kota Pariaman

SEBALIK.COM, KOTA PARIAMAN – Komitmen kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Andalas (UNAND) melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta silaturahmi pimpinan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tanggap Darurat Bencana di Nagari Lareh Nanpanjang Selatan, Kota Pariaman, Kamis (15/01/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antarperguruan tinggi dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat berbasis kebencanaan, sekaligus memastikan program KUKERTA kolaboratif berjalan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat setempat.

Rangkaian kunjungan diawali dengan pertemuan resmi di Gedung Rektorat Universitas Andalas. Rombongan UNRI disambut oleh Wakil Rektor I UNAND Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng. dan Wakil Rektor IV UNAND Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi dan pertukaran pandangan terkait pengembangan program pengabdian masyarakat, khususnya yang berfokus pada mitigasi dan penanggulangan bencana.

Delegasi UNRI dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNRI Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil, didampingi Ketua Senat UNRI Prof. Dr. Ir. Zulkarnaini, M.Si, serta jajaran tim Senat dan Pokja KUKERTA UNRI. Turut hadir dosen pembimbing lapangan dari kedua universitas, yakni Prof. Dr. Dra. Rd. Siti Sofro Sidiq, M.Si, Sukamarriko Andrikasmi, S.H., M.H., dan Dr. Sosmiarti, S.E., M.Si.

Setibanya di lokasi KUKERTA, rombongan disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Nagari Lareh Nanpanjang Selatan yang diwakili Sekretaris Wali Nagari Ali Nur, S.IP. Acara resmi di Kantor Wali Nagari dibuka oleh Raisa Nabila, mahasiswa peserta KUKERTA.

Dalam sambutannya, Ali Nur menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa KUKERTA UNRI–UNAND dalam mendukung program nagari, khususnya pada aspek pengurangan risiko bencana. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, Dr. Sosmiarti, S.E., M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan UNAND memaparkan gambaran umum pelaksanaan KUKERTA kolaboratif, yang menekankan pada pendidikan karakter mahasiswa serta pengabdian berbasis kebutuhan dan potensi lokal.

Sambutan utama disampaikan oleh Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil. Ia menegaskan bahwa KUKERTA merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi dan menjadi sarana pembelajaran sosial yang penting bagi mahasiswa.

“KUKERTA bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Kolaborasi antara UNRI, UNAND, dan pemerintah daerah ini adalah model sinergi yang patut terus dikembangkan,” ungkapnya.

Koordinator Kelompok KUKERTA, Taufiq Akbar Daulay, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Paparan capaian dan progres program disampaikan oleh Damar Hidayat, meliputi kegiatan pemetaan wilayah, program kebencanaan, serta upaya pendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Rombongan kemudian meninjau Posko KUKERTA dan mengikuti sesi kebersamaan bersama mahasiswa dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, dilakukan peresmian simbolis Peta dan Plang Jalur Tanggap Darurat Bencana sebagai luaran utama program KUKERTA, yang dipasang di sejumlah titik strategis nagari.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi, foto bersama, dan ramah tamah, yang menegaskan komitmen kedua universitas dalam memperkuat pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi, sinergi, dan pemberdayaan berkelanjutan. (*)

Terkini