SEBALIK.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan menembus batas wilayah, Satpol PP Riau diterjunkan langsung ke lokasi guna membantu percepatan pemulihan fasilitas publik, khususnya sektor pendidikan.
Di tengah keterbatasan peralatan, personel Satpol PP Riau menghadirkan inovasi dengan memodifikasi traktor pertanian menjadi alat pembersih lumpur. Traktor tersebut dimanfaatkan untuk membersihkan endapan lumpur tebal yang menutupi bangunan dan lingkungan SMAN 2 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang.
“Traktor yang kami modifikasi ini digunakan untuk membersihkan sisa lumpur banjir yang masih melekat di bangunan sekolah. Alat ini sangat membantu mempercepat proses pembersihan,” ujar Kepala Satpol PP Riau, drg. Sri Sadono, Selasa (13/1/2026).
Inovasi sederhana namun efektif ini terbukti mampu memangkas waktu pengerjaan secara signifikan. Dalam kurun waktu empat hari, Satpol PP Riau berhasil membersihkan satu unit sekolah yang terdiri dari delapan ruang kelas dan satu laboratorium. Selain itu, lapangan upacara, lapangan basket, lapangan bulu tangkis, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya berhasil dipulihkan.
Bahkan, peralatan drumband sekolah yang sebelumnya terendam banjir berhasil diselamatkan sehingga masih dapat digunakan kembali.
Sebanyak 36 personel Satpol PP Riau telah melaksanakan misi kemanusiaan ini sejak 8 Januari 2026 dan dijadwalkan menyelesaikan tugas pada 15 Januari 2026. Seluruh personel direncanakan kembali ke Provinsi Riau pada 16 Januari 2026.
“Sebanyak 36 personel akan kembali ke Riau setelah seluruh tugas kemanusiaan ini diselesaikan,” tambah Sri Sadono.
Selain tenaga dan peralatan, Satpol PP Riau juga memberikan bantuan berupa donasi satu unit perangkat pengeras suara (sound system) untuk masjid sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kembali aktivitas ibadah dan pembinaan keagamaan bagi warga sekolah.
Kepala SMAN 2 Percontohan Karang Baru, Ayjumiarta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi Satpol PP Riau. Ia menilai pekerjaan yang semestinya membutuhkan waktu hingga dua bulan, dapat diselesaikan hanya dalam empat hari.
“Kerja mereka luar biasa. Dari pagi hingga malam, tanpa lelah. Ini sangat membantu kami untuk segera memulai kembali kegiatan belajar mengajar,” ujarnya. (*)