SEBALIK.COM – AS Roma meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Lecce pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026. Bermain di Stadion Via del Mare, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB, Giallorossi sukses membawa pulang tiga poin usai menang dengan skor meyakinkan 2-0.
Dua gol kemenangan Roma masing-masing dicetak oleh Evan Ferguson di babak pertama dan Artem Dovbyk pada paruh kedua. Hasil ini mempertegas performa solid Roma dalam persaingan papan atas Liga Italia.
Tambahan tiga poin membuat Roma kini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 36 poin dari 19 pertandingan. Sementara itu, Lecce masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 17 poin dari 18 laga, unggul lima angka dari zona degradasi.
Roma langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal. Meski Lecce sempat memberikan ancaman lebih dulu, lini belakang tim tamu mampu tampil disiplin dan meredam tekanan.
Gol pembuka Roma tercipta berkat kerja sama apik Paulo Dybala dan Evan Ferguson. Dybala mengirimkan umpan terobosan matang yang diselesaikan Ferguson dengan sepakan mendatar ke sudut bawah gawang tanpa mampu dihalau kiper Lecce, Wladimiro Falcone.
Roma sempat menggandakan keunggulan melalui Niccolo Pisilli usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Pisilli telah berada dalam posisi offside.
Menjelang jeda, Ferguson kembali memperoleh peluang emas, tetapi Falcone tampil sigap dengan refleks kakinya untuk menjaga gawang Lecce dari kebobolan tambahan.
Selepas turun minum, Lecce meningkatkan tempo permainan dan lebih berani menekan. Peluang terbaik tuan rumah hadir melalui Santiago Pierotti, namun penyelesaiannya dari jarak dekat masih melenceng dari sasaran.
Roma tetap bermain sabar dan disiplin dalam mengontrol permainan. Keunggulan akhirnya bertambah melalui situasi bola mati. Berawal dari sepak pojok, bola yang sempat mengenai Pisilli jatuh ke kaki Artem Dovbyk, yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol kedua Roma.
Usai mencetak gol, Dovbyk harus ditarik keluar lapangan akibat mengalami masalah pada pahanya. Meski demikian, Roma tetap mampu menjaga ritme permainan dan mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Roma untuk terus menjaga konsistensi di jalur persaingan papan atas Serie A. (*)