Inflow PLTA Koto Panjang Tembus 1.593 m³/s, Warga Kampar Diminta Siaga

Rabu, 31 Desember 2025 | 11:38:56 WIB
Elevasi waduk PLTA Koto Panjang terus meningkat.

SEBALIK.COM, KAMPAR - Kondisi tinggi muka air di Waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, terus menunjukkan tren kenaikan signifikan. Hingga pukul 07.00 WIB, elevasi waduk telah menyentuh angka 80,10 meter di atas permukaan laut (mdpl), Rabu (31/12/2025).

Lonjakan ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan di wilayah hulu yang membuat debit air masuk (inflow( melesat tajam.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengungkapkan bahwa volume air yang masuk ke waduk saat ini jauh melampaui kapasitas buangan normal melalui turbin.

"Debit air masuk atau inflow ke waduk hari ini mencapai 1.593,94 m³/s. Sementara itu, debit air yang keluar melalui turbin (outflow) sebesar 228,86 m³/s," jelas Dhani.

Selisih angka yang besar antara air masuk dan keluar inilah yang menyebabkan elevasi waduk naik dengan cepat, sehingga langkah antisipasi darurat harus segera diambil.

Guna menjaga keseimbangan dan keamanan bendungan, pihak manajemen telah melakukan pembukaan dua pintu pelimpah (spillway gate) sejak Selasa (30/12) kemarin. Langkah ini disebut sebagai early release atau pelepasan dini.

Berikut adalah detail teknis buangan air saat ini:

Dhani menjelaskan bahwa langkah ini terpaksa diambil karena saat ini PLTA Koto Panjang hanya mengoperasikan dua unit pembangkit, sehingga kapasitas buangan air melalui turbin tidak mampu mengimbangi derasnya kiriman air dari hulu.

Seiring dengan ditambahnya buangan air ke aliran Sungai Kampar, pihak manajemen mengeluarkan peringatan kepada masyarakat yang beraktivitas di sepanjang bantaran sungai.

"Kami mengimbau masyarakat di wilayah hilir dan sepanjang aliran Sungai Kampar untuk meningkatkan kewaspadaan. Harap berhati-hati saat beraktivitas di sungai dan selalu pantau informasi resmi dari kami," tegas Dhani.

Pihak PLTA Koto Panjang memastikan akan terus memantau dinamika elevasi secara intensif selama 24 jam dan akan segera memberikan informasi terbaru jika terjadi perubahan kebijakan terkait pembukaan pintu air. (Mail Has)

Terkini