Korban Banjir dan Longsor Sumatera Bertambah, Total Meninggal 1.137 Orang dan 163 Masih Hilang

Jumat, 26 Desember 2025 | 21:50:00 WIB
Foto udara warga melintas di permukiman Jorong Kayu Pasak yang rusak akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/rwa/am.

SEBALIK.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penambahan dua korban jiwa akibat banjir dan longsor di Sumatera, sehingga total korban eninggal dunia kini mencapai 1.137 orang per Jumat, 26 Desember 2025. Dua korban terbaru berasal dari Provinsi Aceh dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat 163 orang yang hilang, dan Basarnas terus melakukan operasi pencarian di beberapa kabupaten/kota terdampak.

Jumlah pengungsi dilaporkan menurun menjadi 457.255 jiwa, sementara beberapa wilayah mulai menurunkan status penanganan bencana ke tahap Transisi Darurat. Di Aceh, enam kabupaten/kota telah menetapkan status ini; Sumatera Utara 10 kabupaten; dan Sumatera Barat lima kabupaten/kota. Proses penetapan status di tiga kabupaten/kota lain masih berlangsung.

BNPB menekankan perlunya penanganan terpadu dan berkelanjutan untuk memastikan keselamatan pengungsi, pemulihan infrastruktur, dan penanganan korban hilang. (*)

Terkini