SEBALIK.COM , PEKANBARU -Seorang pendiri Rumpun Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (RPPM) Rokan Hulu (Rohul) menyayangkan adanya aksi mengatas namakan organisasi tersebut akhir-akhir ini.
Ia menegaskan bahwa saat ini organisasi RPPM dalam keadaan vakum.
"Kita menyayangkan adanya berbagai aksi unjuk rasa dan lainnya mengatas namakan organisasi ini, karena hingga setakad ini belum ada SK kepengurusan baru yang dikeluarkan oleh dewan Penasehat," ujar Dr Jupendri, seorang pendiri RPPM Rohul, Senin 4 Mei 2026 di Pekanbaru.
Jupendri menegaskan pendirian organisasi yang digagasnya bersama beberapa rekan mahasiswa saat itu seperti Saiful, Suardi Puwanto, Abdul Kholid, Imran Tambusai, Nikmad Risa, Heri Ismanto Hikmi Fajri dan lainnya, merupakan wadah bagi pemuda, pelajar dan mahasiswa asal Rokan Hulu di Pekanbaru untuk berpikir dan bertindak menghasilkan produk intelektual yang bisa disumbangkan bagi kampung halaman.
"Selain itu juga sebagai wadah pengembangan dan pengasahan kompetensi diri dan softskill sehingga melahirkan calon calon pemimpin masa depan bagi kampung halaman," tegasnya.
Karena itu, jika akhir-akhir ini ada pihak yang mengatas namakan RPPM, Jupendri menghimbau kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau terusik, agar tidak perlu menyikapinya.
"Sekali lagi kami tegaskan, organisasi RPPM bulan kami dirikan untuk menakut-nakuti berbagai pihak, dan sebelum ada SK kepengurusan yang baru, maka kami dari pendiri menyatakan RPPM saat ini vakum," imbuhnya. (*)